Sukses

Hari Pertama Ramadan, IHSG Turun 0,72 Persen pada Sesi I

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  bergerak di zona merah pada perdagangan saham Selasa, (13/4/2021). Sebagian besar sektor saham tertekan sehingga menekan IHSG pada hari pertama ramadan.

Pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, IHSG melemah 0,72 persen atau 43,09 poin ke posisi 5.905,47. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,59 persen ke posisi 877,61. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Sebanyak 339 saham turun sehingga menekan IHSG. 130 saham menguat dan 149 saham diam di tempat. Pada sesi pertama, IHSG berada di posisi tertinggi 5.957,61 dan terendah 5.897,92. Total frekuensi perdagangan saham 613.215 kali dengan volume perdagangan saham 7,9 miliar saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 4,8 triliun. Investor asing jual saham Rp 169,39 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 14.590.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham aneka industri naik 0,77 persen dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,04 persen.

Sektor saham konstruksi turun 1,48 persen dan catat penurunan terbesar. Diikuti sektor saham barang konsumsi melemah 1 persen dan sektor saham perdagangan tergelincir 0,95 persen.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham catat top gainers antara lain:

-Saham CTTH naik 28,33 persen

-Saham BMAS melambung 24,81 persen

-Saham TAPG naik 24,44 persen

-Saham SMDM melonjak 22,02 persen

-Saham BAJA mendaki 17,14 persen

Saham-saham catat top losers antara lain:

-Saham FIMP melemah 9,68 persen

-Saham SOFA turun 7,69 persen

-Saham KOTA tergelincir 7 persen

-Saham HRME merosot 6,94 persen

-Saham CBMF susut 6,94 persen

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham TBIG sebesar Rp 15 miliar

-Saham WSKT sebesar Rp 12,1 miliar

-Saham INKP sebesar Rp 10,6 miliar

-Saham BMRI sebesar Rp 8,8 miliar

-Saham TLKM sebesar Rp 7,6 miliar

Saham-saham dijual investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 106,2 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 31,4 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 14,7 miliar

-Saham ARTO senilai Rp 13,5 miliar

-Saham CPIN senilai Rp 9 miliar

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,52 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,91 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,72 persen. Selain itu, indeks saham Singapura naik 0,19 persen dan indeks saham Taiwan menguat 0,23 persen.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini