Sukses

Referendum Italia Tak Berdampak, Bursa Asia Dibuka Menguat

Liputan6.com, Tokyo - Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan Selasa pekan ini. Penguatan bursa Asia ini mengikuti kenaikkan Wall Street. Hasil referendum Italia tidak terlalu berdampak pada perdaangan sajam di Amerika Serikat maupun asia. 

Mengutip Reuters, Selasa (6/12/2016), Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen di awal perdagangan. Indeks Kospi Korea Selatan juga menguat 1 persen pada pembukaan perdagangan.

Pada penutupan perdagangan Senin, Wall Street berada di zona hijau. Dow Jones industrial Average tercatat naik 45,82 poin atau 0,24 persen ke posisi 19.216,24 poin.

Sementara indeks S & P 500 naik 12,76 poin atau 0,58 persen menjadi 2.204,71 dan Nasdaq Composite bertambah 53,24 poin atau 1,01 persen ke level 5.308,89.

Pasar menguat usai aktivitas sektor jasa AS dilaporkan mencapai posisi tertinggi dalam satu tahun di bulan November. Dengan lonjakan produksi menandakan terjadinya peningkatan pekerjaan.

"Banyak orang yang memandang negatif hasil referendum Italia atau mengambil langkah hati-hati. Namun kini mereka berebut membeli saham di akhir tahun," kata Alan Lancz, Presiden perusahaan penasihat investasi Alan B. Lancz & Associates Inc di Toledo, Ohio.

Sementara, harga minyak mentah juga naik setelah kesepakatan negara-negara anggota pengekspor minyak (OPEC) untuk memangkas produksinya.

Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate sempat naik 11 sen atau 0,21 persen ke posisi US$ 51,79 per barel, sebelum turun ke level U$ 51,11 per barel.

Sementara harga minyak mentah Brent menetap di US$ 54,94 per barel, naik 48 sen atau 0,88 persen sebelum kembali ke US$ 54,22 per barel. (Gdn/Ndw)