Sukses

Dikabarkan Akuisisi Newmont, Saham Medco Melejit

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC) menguat hingga enam persen pada sesi pertama perdagangan saham Kamis pekan ini.

Kabar bos grup Medco Arifin Panigoro bersama mantan Menteri Perdagangan M Luthfi yang bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Senin lalu menjadi sentimen untuk pergerakan saham PT Medco Energi International Tbk.

Berdasarkan data RTI pada Kamis siang (31/3/2016), saham PT Medco Energi International Tbk naik 6,39 persen menjadi Rp 1.420 per saham. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 1.129 kali dengan nilai transaksi harian saham Rp 7,8 miliar.

Penguatan saham PT Medco Energi International Tbk tersebut cukup signifikan dari penutupan perdagangan saham kemarin di kisaran Rp 1.330 per saham. Saham Medco cenderung menguat pada pekan ini. Saham Medco sempat berada di kisaran Rp 1.195 pada perdagangan saham Senin 28 Maret 2016.

Saham PT Medco Energi International Tbk sempat berada di level tertinggi Rp 1.435 per saham dan terendah Rp 1.335 per saham pada Kamis siang ini.

"Saham Medco naik karena isu mau ambil Newmont. Akan tetapi itu masih belum ada kepastian," ujar Kepala Riset PT Universal Broker Securities, Satrio Utomo saat dihubungi Liputan6.com.

Satrio menuturkan, bila memang Medco mengambilalih Newmont maka itu memberikan sentimen positif. Akan tetapi, bila tidak maka harga saham PT Medco Energi International Tbk dapat kembali tertekan. Mengingat saat ini penguatan belum didukung fundamental. "Harga minyak dunia masih tertekan," kata Satrio.

Sebelumnya kabar akuisisi PT Medco Energi International Tbk kembali bergulir setelah sempat mereda.

Isu tersebut kembali muncul lantaran pemilik Grup Medco Arifin dan Hilmi Panigoro sempat mendatangi Istana Presiden. Mereka, ditemani oleh mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama Medco Energi.

Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Lutfi sendiri enggan memberikan keterangan. "Nantilah," kata dia menjawab pesan singkat Liputan6.com.

Pihaknya mengatakan, akan memberikan informasi lebih lanjut terkait maksud kedatangannya dia berjanji akan membeberkannya pada hari Kamis. " Kamis ya," tulis dia.

Rencana akuisisi pernah muncul pada tahun lalu. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli kala itu mengatakan Arifin Panigoro bakal mengambil alih 76 persen saham Newmont Senilai US$ 2,2 miliar.

Dia mengatakan, Arifin juga menyatakan pengembangan Labuhan Bajo, NTT dan Lombok NTB sebagai destinasi andalan.

"Inisiatif pak Arifin mengakuisisi Newmont sangat bagus. Ini membuktikan bahwa kekuatan nasional mampu membeli dan mengelola pertambangan besar," ungkap Rizal.

Sebelumnya diberitakan hanya ada satu satu kegiatan Jokowi yang tertulis dalam agenda yang disiarkan biro pers kepresidenan.

Pada pukul 09.30 WIB, Jokowi akan bertemu dengan Rais Aam Nahdlatul Ulama Ma'ruf Amin dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Namun tak dijelaskan apa yang bakal dibahas mantan Gubernur DKI Jakarta itu dengan NU.

Jam selanjutnya, tak ada yang tahu agenda Jokowi. Namun, pada Senin 28 Maret 2016 ada sinyal dari mantan Menteri Perdagangan M Luthfi bakal ada kejutan, Kamis 31 Maret 2o16.

"Hari Kamis nanti, Kamis," kata Luthfi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Senin lalu, menteri era Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY itu datang bersama Bos Medco Grup Arifin Panigoro. Keduanya adalah tamu Jokowi di luar undangan resmi.

Luthfi membantah pertemuan itu terkait dengan wacana perombakan kabinet. Menurut dia, pertemuan itu murni persoalan bisnis.

"Enggak kok (bukan reshuffle kabinet). Ini urusan perusahaan, urusan dagang. Pure bisnis, balik dagang," tutur dia.  "Lebih dari menteri ini," timpal Arifin Panigoro. (Amd/Ahm)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS