Tokoh Sumenep Hendriyanto Dapat Gelar Kanjeng Raden Haryo

Hendriyanto Attan kini menyandang gelar Kanjeng Raden Haryo dari Keraton Surakarta Hadiningrat.

Diterbitkan 03 September 2025, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hendriyanto Attan  menerima gelar kehormatan Kanjeng Raden Haryo (KRH) Hendriyanto Attan Dharmawisisesa dari Karaton Surakarta Hadiningrat.

Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Kakancingan Angka 313/KS/08/26 yang dikeluarkan Pengageng Parentah Karaton Surakarta Hadiningrat.

Dalam naskah kakancingan tersebut, pria yang akrab disapa Attan itu dianugerahi pangkat Riya Nginggil sebagai bentuk penghormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat.

Gelar tersebut diberikan sebagai amanah agar penerimanya senantiasa mengemban nilai-nilai luhur budaya Jawa serta menjaga martabat dan kehormatan keraton dalam kehidupan bermasyarakat.

Dokumen penetapan ditandatangani Sinoehoen Tedjowoelan dan disertai cap resmi Karaton Surakarta Hadiningrat. Penetapan tersebut tertanggal 31 Wulan Agustus Tahun 2026, yang bertepatan dengan 17 Mulud Tahun Be 1960 dalam penanggalan Jawa.

Penganugerahan gelar Kanjeng Raden Haryo disebut sebagai bentuk penghormatan Karaton Surakarta Hadiningrat kepada tokoh yang dinilai memiliki dedikasi, pengabdian, serta kontribusi yang sejalan dengan nilai-nilai adiluhung budaya Jawa.

Bagi Attan, gelar tersebut bukan sekadar nama kehormatan yang melekat setelah penganugerahan. Ada tanggung jawab yang menyertainya.

"Alhamdulillah, saya bersyukur dan berterima kasih atas gekar ini. Tentu gelar ini bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah untuk menjaga nilai, mengabdi kepada masyarakat, dan meneruskan jejak leluhur dalam menghadirkan kemaslahatan.," kata Kanjeng Raden Haryo Hendriyanto Attan Dharmawisisesa dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Dengan gelar tersebut, Hendriyanto Attan kini secara resmi menyandang nama kehormatan Kanjeng Raden Haryo Hendriyanto Attan Dharmawisisesa, sebagai bagian dari keluarga kehormatan Karaton Surakarta Hadiningrat.

Jejak dari Sumenep

Ada latar belakang menarik dari sosok Attan. Ia merupakan pria kelahiran Sumenep, Madura, Jawa Timur, daerah yang juga memiliki sejarah panjang kerajaan dan keraton.

Selama ini, pembicaraan mengenai keraton di Pulau Jawa lebih sering mengarah ke Yogyakarta dan Surakarta. Padahal, di ujung timur Pulau Madura terdapat Keraton Sumenep yang juga memiliki sejarah panjang.

Keraton Sumenep tercatat pernah dipimpin 35 raja. Namun, tidak seluruh kisah para raja tersebut banyak dikenal. Sebagian cerita lebih sering mengemuka karena popularitas rajanya pada masa pemerintahan atau karena peninggalan sejarahnya masih dapat ditemukan hingga kini.

Salah satu tokoh yang dikenal dalam sejarah Sumenep adalah Arya Wiraraja. Ia dilantik sebagai Adipati pertama Sumenep pada 31 Oktober 1269, tanggal yang kemudian diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Sumenep.

Arya Wiraraja dikenal sebagai sosok yang memiliki kemampuan dalam memberikan nasihat dan menyusun strategi. Analisisnya disebut tajam dan terarah.

Dalam sejumlah catatan sejarah, Arya Wiraraja memiliki peran dalam berdirinya Majapahit bersama Raden Wijaya. Ia juga disebut berperan dalam menghadapi pasukan Tartar atau Mongol yang datang ke Jawa.

Latar sejarah Sumenep tersebut menjadi bagian dari perjalanan budaya yang melekat pada Attan, yang kini menerima gelar kehormatan dari salah satu keraton besar di Pulau Jawa.

Penganugerahan gelar Kanjeng Raden Haryo itu pun membawa sebuah amanah baru bagi Attan untuk menjaga nilai-nilai budaya, mengabdi kepada masyarakat, serta meneruskan nilai luhur yang diwariskan para leluhur.