Liputan6.com, Jakarta - Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, memicu polemik menjelang rencana aksi di depan Gedung DPR pada 27 Agustus 2026.Rekening berisi Rp 80,9 juta itu merupakan uang pribadi Botok sekaligus dana donasi untuk operasional aksi.
Botok mengungkap pemblokiran tersebut terjadi di tengah mempersiapkan keberangkatan bersama Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB) untuk menyampaikan aspirasi di Jakarta.
"Rekening saya, uang pribadi saya, dan uang donasi dari teman-teman, totalnya Rp 80,9 juta diblokir. Ada buktinya ini," ungkap Botok dengan nada kecewa.
Advertisement
Dia menyayangkan pemblokiran rekening tersebut. Dana yang terkunci dalam rekening itu, merupakan uang pribadi dan sumbangan masyarakat yang dikumpulkan untuk mendukung kebutuhan operasional aksi.
Botok menilai pemblokiran rekening nasabah secara sepihak, berpotensi menjadi tekanan terhadap gerakan masyarakat sipil. Meski akses terhadap dana terganggu, dia memastikan rencana aksi di Jakarta tetap berjalan dengan mengandalkan dukungan dan gotong royong.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331535/original/083040100_1787549630-IMG-20260824-WA0018.jpg)
Aksi AMPB bersama demonstran lain dari berbagai daerah di Indonesia tersebut membawa sejumlah tuntutan. Di antaranya mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.
Botok juga menegaskan bahwa massa dari daerah datang ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Ia membantah adanya niat untuk membuat kerusuhan.
"Kami bukan teroris, bukan pelaku kriminal. Teman-teman datang ke Jakarta mengawal aspirasi masyarakat Indonesia, tidak ada niatan untuk membuat kerusuhan," tegasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331536/original/021119800_1787549631-IMG-20260824-WA0019.jpg)
Akun Media Sosial Ikut Terblokir
Polemik tidak berhenti pada pemblokiran rekening. Sejumlah pimpinan AMPB juga melaporkan akun media sosial pribadi mereka terblokir secara permanen.
Sejumlah konten kreator asal Pati yang mengunggah materi terkait rencana aksi 27 Agustus di Facebook, juga disebut mengalami pembatasan akses di Indonesia diduga atas permintaan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kondisi tersebut semakin memperbesar sorotan terhadap kasus yang dialami Botok. Perbincangan mengenai pemblokiran rekening kemudian ramai di media sosial, terutama platform X.
Sejumlah warganet bahkan menyerukan penarikan dana dari Bank Mandiri. Ada pula pengguna yang mengajak melakukan boikot terhadap bank tersebut. Mereka mempertanyakan keamanan privasi nasabah dan hak kepemilikan dana.
Â
Advertisement
Klarifikasi Bank Mandiri
Di tengah ramainya seruan tersebut, akun resmi Bank Mandiri, @bankmandiri, memberikan sejumlah tanggapan kepada pengguna X.
Bank Mandiri menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah. Bank juga menjelaskan bahwa pemblokiran rekening dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum.
"Hai Sahabat, dapat kami sampaikan, Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku," tulis akun @bankmandiri.
Klarifikasi tersebut disampaikan berulang kali oleh akun resmi Bank Mandiri, saat merespons komentar warganet yang mempertanyakan pemblokiran rekening.
Ketika ada pengguna yang menyatakan hendak menutup rekening, Bank Mandiri juga meminta keputusan tersebut dipertimbangkan kembali. "Untuk keinginan Sahabat melakukan penutupan rekening tabungan, kami mohon pertimbangannya kembali," tulis akun tersebut.
Bank Mandiri kemudian menyebut sejumlah program yang masih dapat dinikmati nasabah, mulai dari promosi kuliner, belanja dan perjalanan hingga cashback serta program undian tertentu.
"Kami berharap Sahabat tetap menjadi bagian dari keluarga besar Bank Mandiri. Jika ada kendala atau alasan khusus terkait rencana penutupan rekening, kami siap membantu mencarikan solusi terbaik," jelas akun resmi Bank Mandiri.
Bank Mandiri menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan kegiatan operasional perbankan sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Botok memastikan pemblokiran rekening tidak membatalkan agenda AMPB dan ARIB untuk menyampaikan aspirasi di Jakarta.
Dia menegaskan aksi tersebut akan dilakukan secara damai dengan dukungan masyarakat dan semangat gotong royong.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331476/original/025752000_1787545707-IMG-20260824-WA0014.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331476/original/025752000_1787545707-IMG-20260824-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3626297/original/087718800_1636365636-8_november_2021-3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315068/original/025106900_1785825925-d2c94dd8-6c2a-41ef-9724-c39e3db43b9d.jpeg)