BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumut hingga 21 Agustus

BMKG Imbau Warga Sumut Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 21 Agustus, Medan dan Sekitarnya Dikepung Angin Kencang

Diterbitkan 19 Agustus 2026, 17:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mengingatkan warga Sumatera Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 21 Agustus 2026.

Peringatan tersebut mencakup potensi angin kencang serta hujan lebat yang dapat disertai petir di sejumlah wilayah, terutama Kota Medan, Deli Serdang, Binjai, dan Langkat.

BMKG Wilayah I Medan memetakan Medan dan sekitarnya dalam Zona Orange, yang menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Wilayah tersebut juga masuk dalam zona ancaman angin kencang.

"Peringatan dini angin kencang, Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Binjai, Langkat," tulis BMKG Wilayah I Medan dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).

Peringatan itu dikeluarkan setelah fenomena puting beliung menerjang sejumlah wilayah Kota Medan pada Selasa malam (18/8/2026) dan menyebabkan kerusakan pada permukiman warga.

Masrul Sihombing, warga Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, menceritakan situasi saat angin kencang menerjang kawasan tempat tinggalnya sekitar pukul 19.00 WIB.

"Pertama petir dulu, enggak lama hujan terus datang angin berputar-putar membawa atap seng rumah warga. Kejadiannya berlangsung sekitar setengah jam," kata Masrul, Rabu (19/8/2026).

Angin kencang tidak hanya merusak rumah warga. Sejumlah pohon besar juga tumbang dan menyebabkan kerusakan kendaraan.

Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen Tarigan membenarkan mobil dinas listriknya yang terparkir di kawasan Medan Barat ikut rusak setelah tertimpa pohon mahoni.

"Saya mendapat laporan dari sekuriti di rumah bahwa mobil dinas yang terparkir rusak tertimpa pohon. Kebetulan saya sedang melakukan kunjungan kerja ke luar kota, jadi kondisi tersebut langsung dikoordinasikan ke Sekretariat DPRD untuk tindak lanjut perbaikan," ujar Wong Chun Sen.

 

BPBD Siagakan Tim di Lima Kecamatan

Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Medan disiagakan di lima kecamatan yang terdampak cukup parah.

Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari mengatakan proses penanganan dan pendataan kerusakan masih berlangsung.

"Data yang masuk sejauh ini masih bersifat laporan sementara dari pemantauan hingga Selasa malam. Petugas kami masih terus bergerak di lapangan untuk memastikan seluruh titik terdampak terdata dengan baik," jelas Yunita.

BMKG mengimbau masyarakat terus memantau informasi dan peringatan cuaca melalui kanal resmi. Warga juga diminta menghindari area di sekitar pohon tua serta bangunan atau struktur yang berpotensi roboh ketika cuaca buruk terjadi.