Tidak Cuma Akali Barcode MyPertamina, Begini Modus Penimbun BBM di Banten

Kecurangan Barcode MyPertamina untuk Beli BBM Bersubsidi Kemudian Ditimbun Dibongkar Polda Banten

Diterbitkan 06 Mei 2026, 10:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lima orang jadi tersangka kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Provinsi Banten. Dalam aksinya, kelima tersangka yaitu NN (45), ED (61), AT (50), NM (21) dan RD (41) mengakali barcode MyPertamina. Selama enam bulan terakhir, mereka membeli BBM bersubsidi ke sejumlah SPBU di wilayah Serang Raya, Banten.

"Berbagai macam modus, penyalahgunaan BBM ilegal, baik solar, pertalite, mereka menggunakan modus menggunakan barcode dan pelat nomor palsu," ujar Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Selasa, (5/5/2026).

Mereka juga mendaftarkan sejumlah pelat nomor kendaraan ke aplikasi MyPertamina, hingga mendapatkan scan barcode untuk mengisi BBM bersubsidi.

Total, ada 26 pelat nomor palsu yang mereka daftarkan untuk mendapatkan scan barcode dan digunakan mengisi BBM subsidi ke tangki mobil yang sudah di modifikasi. Satu kendaraan, bisa membuat maksimal dua ton solar dan pertalite.

"Sehingga mereka mengelabui petugas SPBU yang mengisi BBM. Serta dengan memodifikasi, mobil boks, ada tangki untuk diisi BBM solar atau pertalite," terangnya.

Harga pertalite Rp 10 ribu per liter dan solar Rp 6.800 per liter, mereka jual ke sejumlah industri dengan harga nonsubsidi, serta diperjualbelikan ke Pertamini atau pedagang eceran, dengan nilai yang sudah dinaikkan.

Polda Banten menyita sisa solar sebanyak 3.791 liter, tiga kartu barcode MyPertamina, 26 pelat nomor kendaraan, hingga dua handphone yang berisi ratusan kode barcode BBM jenis solar

Akibat praktik penyalahgunaan tersebut, negara mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 910 juta. "Para tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-undang nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, sebagaimana telah diubah dengan ketentuan perundang-undangan terbaru, dengan ancaman hukuman Pidana penjara paling lama 6 tahun, denda paling tinggi Rp 60 miliar," jelasnya.

  • MyPertamina adalah aplikasi layanan keuangan digital dari Pertamina.
    MyPertamina adalah aplikasi layanan keuangan digital dari Pertamina.
    MyPertamina
  • liputan6
    Masyarakat dapat memeriksa harga BBM terkini secara real-time melalui aplikasi MyPertamina dan situs web resmi Pertamina, serta aplikasi penyedia BBM lainnya.
    Cek Harga Bbm Aplikasi
  • liputan6
    Informasi terkini mengenai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dari berbagai penyedia seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, serta panduan terkait pendaftaran QR Code BBM subsidi dan jenis-jenis BBM yang tersedia.
    Harga BBM
  • Banten
  • reg