Sulap Sampah jadi Cuan, Cara Sandiaga Uno Tumbuhkan Desa Emas di Kebumen Jateng

Program Desa Emas 2025 digelar di Aula Desa Lajer, Dukuh Kademagan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) guna tumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Diterbitkan 14 April 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tumbuhkan jiwa kewirausahaan, INOTEK Foundation bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Pemkab Kebumen menggelar Program Desa Emas 2025 di Aula Desa Lajer, Dukuh Kademagan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa 7 April 2026.

Kegiatan yang diikuti puluhan warga itu meliputi workshop pemintalan bahan baku pelepah pisang hingga merangkainya menjadi kerajinan tangan. Dalam sesi tersebut, hadir Siswanto, pelaku usaha sukses kerajinan berbahan baku pelepah pisang.

ASN Kecamatan Alian, Kebumen itu membuktikan limbah pelepah pisang memiliki nilai ekonomi tinggi. Di sela kesibukannya, dirinya mengelola usaha sampingan sebagai koordinator dan pengepul bahan baku pelepah pisang kering.

Dalam sesi motivasi ini, Siswanto berbagi kisah inspiratif tentang awal mula merintis usaha kerajinan pelepah pisang hingga berhasil meraih pendapatan tambahan yang melampaui UMR Kebumen.

"Keuntungan tersebut kini menjadi penopang kebutuhan sehari-hari hingga biaya pendidikan anak-anak," ujar Siswanto.

Sementara itu, Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari praktik pemintalan serat pelepah pisang. Materi workshop mencakup pengenalan bahan baku, teknik pemotongan pelepah kering, hingga prosedur penggunaan alat pemintal.

 

Tujuan Kegiatan

Menariknya, hasil karya sebanyak 21 peserta dari sesi sebelumnya sudah berhasil menghasilkan tali pelepah pisang dengan total 97,3kg.

Hasil tali pelepah pisang tersebut kemudian langsung dibeli oleh offtaker Agrominafiber, sehingga manfaat ekonomi dari pelatihan ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

"Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan Mindset Entrepreneur, bahwa setiap hal yang ada di sekitar kita bisa jadi cuan bila diolah dengan baik," ungkap Sandiaga Uno, Selasa (14/4/2026).

Dia mengatakan, berbekal pelatihan, masyarakat diharapkan mampu merencanakan usaha dengan baik dengan target yang jelas.

"Memiliki perhitungan dalam mengambil keputusan, khususnya dalam keuangan serta promosi produk. Terpenting adalah fokus membangun usaha berkelanjutan dan bisnis jangka Panjang," jelas Sandiaga Uno.

Usai sharing session, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Perhitungan HPP dan Kelola Keuangan. Selanjutnya, workshop Fotografi dan Optimasi AI untuk Menghasilkan Foto Produk Profesional serta Workshop Optimasi Sosial Media Untuk Pemasaran.