Liputan6.com, Kudus - Sungguh ajaib, keberadaan Minyakita yang selama ini sulit ditemukan baik oleh pedagang maupun pembeli di pasar tradisional di Kudus tiba-tiba melimpah.
Kondisi itu terjadi menjelang kunjungan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso di Pasar Baru Kelurahan Wergu Wetan Kudus, hari ini Kamis (12/3/2026).
Kedatangan Mendag Budi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris ke Pasar Baru Kudus.
Advertisement
Minyakita sendiri merupakan merek dagang minyak goreng kemasan sederhana yang diluncurkan pemerintah. Minyakita dengan harga terjangkau guna membantu menstabilkan harga minyak goreng di pasaran.
Dari pantauan di Pasar Baru Wergu Wetan, sekitar satu jam sebelum kedatangan rombongan menteri, stok Minyakita terlihat tersedia di hampir seluruh kios pedagang.
Bahkan sejumlah petugas dari distributor tampak berkeliling pasar menggunakan troli untuk menawarkan beberapa karton Minyakita kepada para pedagang.
Kondisi tersebut berbeda dengan beberapa waktu sebelumnya, ketika pedagang maupun pembeli mengeluhkan sulitnya memperoleh minyak goreng bersubsidi tersebut selama bulan Ramadan.
Pengakuan Pedagang
Alfi, seorang pedagang di kios Pasar Baru, mengatakan bahwa selama Ramadan pasokan Minyakita memang kerap tersendat. Para pedagang harus menunggu lama hingga barang datang dari distributor, itupun dalam jumlah terbatas.
"Kalau datangnya sedikit biasanya langsung habis karena banyak yang butuh. Kadang sampai rebutan. Tapi saya sendiri malas ikut rebutan," ujar Alfi.
Ia menuturkan, pada hari ini dirinya tiba-tiba didatangi distributor yang menawarkan pasokan Minyakita dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. Para pedagang bahkan ditawari hingga 10 karton minyak goreng tersebut.
"Biasanya susah dapat barang. Tapi hari ini tiba-tiba didatangi distributor dan ditawari sampai 10 karton. Karena keterbatasan uang, saya hanya mampu membeli enam karton saja," katanya.
Setiap karton berisi minyak goreng kemasan satu liter. Meski pasokan terbatas pada hari-hari sebelumnya, pedagang tetap berusaha menjualnya dengan harga yang masih terjangkau bagi masyarakat.
"Kalau jual sekarang sekitar Rp15.700 per liter. Sebelumnya sempat sampai Rp19 ribu," ungkapnya.
Menurut Alfi, kondisi pasokan yang tidak menentu sebelumnya membuat pedagang kesulitan menjaga ketersediaan barang di lapak mereka.
Ketika barang datang dalam jumlah sedikit, banyak pedagang maupun pembeli yang langsung berusaha mendapatkan stok.
Para pedagang berharap pemerintah dapat meningkatkan pengawasan terhadap distribusi minyak goreng bersubsidi agar ketersediaannya tetap stabil di pasar tradisional.
"Harapannya pemerintah bisa mengawasi supaya harganya stabil dan barangnya mudah didapat. Jangan sampai dipersulit seperti sekarang, supaya masyarakat kecil tidak terlalu terbebani dengan harga yang mahal," pungkasnya.
Â
Advertisement
Warga Harus Berebut Dapatkan Minyakita
Keluhan serupa juga disampaikan warga. Siti Khotimah mengaku cukup kesulitan mendapatkan Minyakita di pasaran selama Ramadan karena stok yang datang biasanya terbatas.
"Minyakita lumayan agak sulit memang. Baru kemarin saja saya baru dapat," ujarnya saat ditemui di pasar.
Ia mengatakan, setiap kali pasokan datang, pembeli langsung menyerbu sehingga sebagian warga harus berebut untuk mendapatkan minyak goreng tersebut.
"Kalau ada datangnya itu biasanya sedikit, jadi rebutan. Tapi saya malas kalau harus rebutan," tukasnya.
Meski demikian, ia tetap membeli sesuai kebutuhan dan kemampuan uang yang dimiliki tanpa mengambil dalam jumlah berlebihan.
Minyak goreng kemasan satu liter tersebut rencananya akan ia jual kembali. Saat ini Minyakita dibeli dengan harga sekitar Rp15.700 per liter, lebih rendah dibanding sebelumnya yang sempat mencapai sekitar Rp19 ribu.
Meski begitu, warga berharap pemerintah dapat memperketat pengawasan distribusi minyak goreng bersubsidi agar stok selalu tersedia dan harga tetap stabil di pasaran.
"Harapannya pemerintah bisa mengawasi. Kalau bisa harganya stabil dan barangnya mudah didapat, tidak dipersulit seperti sekarang. Jadi masyarakat kecil tidak terlalu terbebani," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528848/original/057772100_1773297820-IMG-20260312-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/344610/original/093311000_1471573794-foto-new.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263705/original/015489300_1781963735-Noni_Madueke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383836/original/060443200_1782262774-IMG-20260624-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261677/original/091626500_1781753480-063_2282078791.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495820/original/088300800_1770436926-Produk_MinyaKita2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4320232/original/060225700_1676031400-WhatsApp_Image_2023-02-08_at_12.49.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521751/original/013226700_1772699286-1000252434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8259089/original/012954300_1781448479-pg14-stok-minyakita-b35997.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8258527/original/003489100_1781357258-pg13-mendag-minyakita-vosot-79a436.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8068108/original/029656700_1780912954-Foto9.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7743607/original/029342000_1780550804-1000338456.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480727/original/030328500_1769065255-Menteri_Pertanian__Mentan__Andi_Amran_Sulaiman-_22_Januari_2026d.jpeg)