Geger Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kardus di Medan Timur, Terduga Pelaku Diamankan

Sesosok jasad bayi laki-laki ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kardus di halaman belakang rumah warga Kelurahan Pulo Brayan Darat 1, Kecamatan Medan Timur.

Diterbitkan 10 Februari 2026, 21:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warga Jalan Bilal, khususnya di Komplek Prima No. B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat 1, Kecamatan Medan Timur, mendadak gempar pada Senin (10/2/2026) pagi. Sesosok jasad bayi laki-laki ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kardus di halaman belakang rumah warga.

Kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WIB saat saksi pertama, Putri Novianti (21), tengah membersihkan halaman belakang rumah majikannya. Saat hendak menyiram lantai, ia berniat menggeser sebuah kardus yang terletak di sana.

"Saksi merasa janggal karena kardus tersebut terasa sangat berat. Saat dibuka, ternyata isinya jasad bayi. Saksi langsung syok, menangis, dan gemetar hingga melaporkan hal itu kepada majikan dan satpam kompleks," ujar Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butar Butar dalam keterangannya.

Dari penuman tersebut, Polisi langsung bergerak cepat dan mengamankan seorang perempuan berinisial SA (19) yang tinggal di alamat yang sama. SA diduga kuat merupakan ibu kandung bayi tersebut yang baru saja melahirkan.

Kecurigaan menguat berdasarkan keterangan saksi yang menyebutkan bahwa pada dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, SA terlihat berada di dalam kamar mandi dalam waktu yang cukup lama dengan dalih sedang buang air besar (BAB).

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi (Piket 7.0 dipimpin Timur 1 dan Pawas) langsung mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Sita Barang Bukti

Dari lokasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya kardus tempat jenazah bayi disembunyikan. Ember hitam berisi pakaian dan selimut yang terdapat bercak darah, dan 1 unit Handphone.

Saat ini, terduga pelaku telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis pasca-melahirkan sekaligus dalam pengawasan pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami sudah mengamankan TKP dan mencari barang bukti tambahan. Terduga pelaku saat ini sedang menjalani pengobatan sebelum dilakukan proses hukum lebih lanjut," tutup Kompol Agus M. Butar Butar.