Kisah Kelam di Sebuah Warung Makan

Korban kemudian dibanting ke sebuah kursi yang berada di dalam warung. Korban melawan sekuat tenaga, namun akhirnya pasrah setelah pelaku mengeluarkan pisau dan mengancam menghabisinya.

Diterbitkan 20 Januari 2026, 13:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nasib malang dialami SV (29) warga Wolonbue, Waiara, Kewapante, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia menjadi korban pemerkosaan seorang pria di sebuah warung makan.

Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga menuturkan, korban diperkosa saat sedang mencuci piring di sebuah warung di Jalan Cakalang, RT 002 RW 001, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. 

Saat sibuk mencuci, tiba-tiba pelaku berinisial A mencekik leher korban dan membekap mulutnya dari belakang.

Korban kemudian dibanting ke sebuah kursi yang berada di dalam warung. Korban melawan sekuat tenaga, namun akhirnya pasrah setelah pelaku mengeluarkan pisau dan mengancam menghabisinya. 

"Korban tidak bisa berteriak melawan karena takut dibunuh," ungkapnya. 

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polda NTT pada Minggu 18 Januari 2026.

Polisi yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga bergerak memburu pelaku. 

Tim menggali keterangan warga sekitar untuk mencari keberadaan pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui bersembunyi di wilayah Kecamatan Kangae.

Berkat kesigapan polisi, pelaku akhirnya berhasil diciduk saat bersembunyi di lokasi peternakan ayam petelur milik keluarganya. 

Saat ini, pelaku sudah dijebloskan ke sel tahanan Polres Sikka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Korban sudah menjalani visum dan sudah dimintai keterangan," tutupnya.