Malam Tahun Baru Malah Tawuran, Mata Polisi Jadi Sasaran Petasan Terancam Buta

Anggota Polsek Bontoala Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bernama Briptu Fadlan Eka Putra, terancam mengalami kebutaan permanen setelah mata kanannya terkena percikan api petasan saat membubarkan aksi tawuran antar pemuda pada malam pergantian tahun baru 2026.

OlehFauzan
Diterbitkan 06 Januari 2026, 10:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Polsek Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan bernama Briptu Fadlan Eka Putra, terancam mengalami kebutaan permanen setelah mata kanannya terkena percikan api petasan saat membubarkan aksi tawuran antar pemuda pada malam pergantian tahun baru, Kamis (1/1/2026) dini hari.

Saat itu, Briptu Fadlan yang tengah bertugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya tawuran di Jalan Laiyya, Kecamatan Bontoala, Makassar. Ia kemudian bergegas menuju lokasi untuk menenangkan situasi.

"Iya, di malam tahun baru terjadi tawuran dan dia berusaha melerai," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, kepada wartawan, Senin (5/1/2026).

Aksi tawuran tersebut diwarnai dengan saling tembak petasan antar kelompok. Salah seorang pelaku kemudian mengarahkan petasan ke arah wajah Briptu Fadlan hingga mengenai mata kanannya.

"Pada saat dia melerai, salah satu pelaku tawuran mengarahkan petasan ke wajah korban hingga terkena persis di matanya," ungkap Arya.

 

Dirawat Intensif

Hingga kini, Briptu Fadlan masih menjalani perawatan medis secara intensif di rumah sakit. Menurut Arya, tim dokter mengalami kendala untuk melakukan tindakan operasi karena salah satu saraf mata korban terdampak ledakan petasan.

"Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit dan diupayakan pengobatan. Namun, menurut dokter, korban belum bisa dioperasi karena ada saraf mata yang terkena," jelasnya.

Saat ini, tim medis masih menunggu perkembangan kondisi saraf mata kanan Briptu Fadlan sambil terus memberikan perawatan lanjutan.

"Sekarang masih dalam proses pengobatan. Mohon doanya agar anggota tersebut cepat sembuh," pungkas Arya.