Bercak Darah di Pisau Ungkap Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS Maman Suherman

Polisi akhirnya mengungkap siapa pelaku pembunuhan anak politisi PKS Maman Suherman.

Diterbitkan 05 Januari 2026, 14:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Cilegon - Polisi akhirnya mengungkap pelaku pembunuhan MAMH (9), anak politisi PKS Maman Suherman, berkat pemeriksaan sisa bercak darah yang tersisa di pisau. Pelaku pembunuhan mengarah pada HA (31), seorang pencuri spesialis rumah mewah.

Sebelumnya, Puslabfor Mabes Polri mengaku telah mengumpulkan sejumlah batang bukti di rumah mewah milik ayah korban, Maman Suherman, termasuk rekaman CCTV dari tetangga.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Dian Setyawan mengatakan, pihaknya awalnya berhasil mendapatkan ciri-ciri fisik pelaku dari CCTV tetangga Maman Suherman. Dalam CCTV itu, pelaku terekam masuk ke rumah mewah itu pukul 13.17 WIB.

"Kami menguatkan bahwa pada saat kejadian, CCTV di rumah korban ini mati, tapi kita tidak putus di situ, kita mendapatkan CCTV bukti petunjuk dari CCTV lingkungan tetangga," ujar Dian saat jumpa pers di Polda Banten, Senin (5/1/2026).

Dari CCTV terlihat, pelaku masuk ke rumah Maman Suherman pada pukul 13.17 WIB dan keluar pukul 13.42 WIB. Dalam rekaman CCTV itu terungkap pelaku menggunakan motor Honda Beat tanpa nomor polisi berwarna biru hitam, kemudian helm warna biru, jaket hitam, sepatu safety, dan celana jeans.

Kemudian pelaku ditangkap saat menyatroni rumah mantan anggota DPRD Cilegon, pada Jumat (2/1/2025). Dari situ polisi menyita pisau sepanjang 24 cm, dan ketika ditelisik ada bercak darah. Kemudian dilakukan pemeriksaan dan ditemukan hasilnya pada Minggu (4/1/2025), yang menyatakan ada kecocokan dengan DNA korban MAMH.

"Profil DNA manusia yang dianalisis dari bercak darah pada satu bilah pisau, bercak darah pada barang bukti tersebut berasal dari korban MAMH," ujar Ditreskrimum Polda Banten, Dian Setiawan, Senin (5/1/2025).

Pada Selasa, 16 Desember 2025, tersangka berangkat dari kontrakannya di Perumahan Bumi Rajata Asri menuju BBS 3 Cilegon menggunakan sepeda motor.

Tersangka HA juga membekali dirinya dengan pisau, kunci pas yang sudah di modifikasi, lakban, hingga memakai masker.

Hingga masuk ke rumah target yang dipilih secara acak. Saat di dalam itulah dia menusuk anak berusia 9 tahun secara keji dengan 19 luka tusuk senjata tajam dan 3 benda tumpul.

Usai menghabisi nyawa anak kelas 4 SD, dia kabur ke sebuah musala untuk membersihkan diri, kemudian pergi ke sekitar Pasar Kelapa untuk membuang barang bukti.

"Tersangka menuju musala untuk mencuci sarung tangan, pisau, dan celana. Selanjutnya membuang jaket, celana, helm, masker, tas, lakban dan sepatu. Kemudian tersangka pulang ke rumah kontrakan," terangnya.

 

Tertangkap di Rumah Mewah Mantan Anggota DPRD Cilegon

Polres Cilegon sebelumnya kesulitan menemukan siapa pembunuh MAMH, anak politikus PKS Maman Suherman. Hingga pada Jumat (2/1/2026), sekitar pukul 12.00 WIB, ada laporan masuk ke polisi terkait orang mencurigakan di sekitar rumah mewah Roisudin Sayuti, mantan anggota DPRD Cilegon dua periode, di Ciwedus.

Pembantu yang takut berhasil kabur dari dalam rumah, meski sempat dikejar pelaku. Kemudian dilakukan penyisiran oleh polisi, termasuk Brimob bersenjata laras panjang sekitar pukul 13.15 WIB. Hingga pelaku HA bisa ditangkap saat bersembunyi di kolong mobil.

"Selanjutnya pelaku diamankan dan dilakukan pemeriksaan, kemudian ditemukan pisau, kunci pas hingga sarung tangan," jelasnya.