9 Petani Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk Tengah Sawah: 4 Tewas di Tempat, 5 Luka-luka

Petani tersambar petir saat membersihkan rumput di persawahan di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa (2/12/2025). empat orang langsung meninggal.

Diterbitkan 02 Desember 2025, 23:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Petani tersambar petir saat membersihkan rumput di persawahan di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa (2/12/2025), sekitar pukul 17.15 WIB.

Dalam insiden tersebut, total sembilan petani terkena sambaran petir; empat di antaranya meninggal di tempat, sementara lima lainnya menjalani perawatan medis.

"Tempat kejadian perkara tepatnya gubuk tengah sawah Kampung Badamusalam adanya warga yang meninggal dunia dan terluka diduga akibat tersambar petir," ujar Kapolsek Kasemen, Iptu Ahmad Nasihin, dalam keterangan resminya yang disampaikan Humas Polresta Serkot, Selasa, (2/12/2025).

Peristiwa berawal ketika sembilan petani yang sedang membersihkan rumput dan gulma di areal persawahan berteduh di sebuah gubuk tengah sawah, karena kondisi hujan deras.

Hujan disertai petir itu ternyata menyambar para petani yang sedang berteduh. Beruntung ada satu orang yang sadar dan segera meminta pertolongan ke warga di Kampung Badamusalam.

"Salah satu korban bernama Samsin masih bisa terbangun dan berlari lalu langsung melaporkan kepada Syarif Hidayat, Ketua RT 001," terangnya.

Warga kemudian beramai-ramai mendatangi gubuk ditengah sawah tersebut, kemudian mengevakuasi delapan petani yang terkapar.

Korban tewas dan luka di evakuasi ke RSUD Kota Serang dan RSUD dr Dradjat Prawiranegara, menggunakan kendaraan milik warga setempat.

"Para warga membantu evakuasi korban dan langsung membawa korban ke RSUD Kota Serang dan RSUD dr Drajat Prawiranegara untuk segera dirawat, di obati, menggunakan kendaraan mobil milik warga setempat," jelasnya.

 

Daftar Korban

Berikut identitas korban tewas tersambar petir:

1) Abdul Holik (RSUD Kota Serang).

2) Sailan (RSUD dr Dradjat Prawiranegara)

3) Awaludin (RSUD Kota Serang).

4) Rofei (RSUD Kota Serang).

Identitas petani yang menderita luka sambatan petir:

1) Samsi (RSUD dr Dradjat Prawiranegara)

2) Bahroni (RSUD Kota Serang)

3) Sayuti (RSUD Kota Serang)

4) Ali Kadir (perawatan di rumah)

5) Toha (RSUD dr Dradjat Prawiranegara).