Cerita Pendaki Terjebak di Ranukumbolo saat Gunung Semeru Meletus Dahsyat

Perasaan senang para pendaki di Ranukumbolo berubah menjadi kekhawatiran begitu dapat kabar Semeru erupsi.

Diterbitkan 20 November 2025, 20:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lumajang - Aktivitas vulkanik Semeru naik dari status Waspada ke Awas. Gunung tertinggi di pulau Jawa ini memuntahkan lahar panas pada Rabu sore (19/11/2025) kemarin. Erupsi menimbulkan dampak di kawasan yang masuk zona merah.

Ketika Semeru erupsi, di Ranukumbolo ada 187 pendaki. Letusan gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut itu menimbulkan kekhawatiran para bagi para pendaki. Mereka tertahan semalam, dan turun ke Ranupani Kamis pagi ini.

Salah satu rombongan pendaki itu adalah Nisfi Nur Salsabila dan teman-temannya. Dia menceritakan, rombonganya baru tiba menjejakkan kaki Ranukumbolo sekitar pukul 16.00 WIB pada Rabu kemarin.

Mereka sudah beberapa kali mendaki gunung. Namun ini adalah pertamakalinya mereka ke Ranukumbolo, Semeru. Rasa lelah menempuh perjalanan panjang terbayar tuntas begitu tiba di danau kawah Semeru ini.

"Kemarin perjalanan terasa panjang, capek. Ini kaki masih terasa sakit," katanya, Kamis (20/11/2025).

Namun perasaan senang segera bercampur kekhawatiran begitu dapat kabar Semeru erupsi. Apalagi mereka belum puas menikmati keindahan Ranukumbolo. Keberadaan pemandu membuat mereka lebih tenang.

"Awalnya sempat kepikiran, tapi pemandu bisa menenangkan kami," ucapnya.

Kawasan taman nasional saat itu sedang diguyur hujan dan berkabut. Nisfi dan rombongannya tak mendengar atau melihat ketika Semeru erupsi. Mereka juga tak merasa ada hujan abu selama perjalanan menuju Ranukumbolo.

"Semua aman saja dan baru tahu ya saat diberi informasi begitu tiba di Ranukumbolo," ujarnya.

Pemandu dari Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST) juga meminta para pendaki selalu siap. Termasuk rencana turun ke Ranupani pada Kamis pukul 09.09 WIB.

"Tadi tiba di Ranupani pukul dua siang," ucapnya.

Pengalaman serupa juga diceritakan Fathur Roshi, pendaki asal Surabaya. Dia dan kelompoknya berangkat dari Ranupani pada Rabu kemarin sekitar pukul 11.30 siang dan tiba di Ranukombolo sekitar pukul 18.30 WIB.

Dia dan rekan-rekannya sama sekali tidak tahu bahwa Semeru sedang erupsi. Selain itu kondisi di Ranukumbolo juga aman-aman saja. Pemandu baru memberitahu bila gunung meletus pada Kamis pagi.

"Pagi tadi dikasih kabar dan diminta bersiap turun lagi ke Ranupani. Alhamdulillan semua aman," ucap Fahur.

Pagi itu juga seluruh pendaki diberi pengarahan agar mempersiapkan diri turun. Fathur dan kelompoknya berangkat kembali ke Ranupani sekitar pukul 09.00 dan tiba sekitar pukul 13.30. Mereka sempat khawatir tapi juga tenang sebab bersama rombongan lain.

"Kami diminta tak panik. Semua dievakuasi turun dengan aman," katanya.

 

187 Pendaki Dipastikan Aman

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memastikan sebanyak 187 pendaki sudah turun dari Ranukumbolo. Terdiri dari pendaki, saver, Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST), porter dan tim Kementerian Pariwisata.

Mereka turun ke Ranupani dalam dua kloter yakni pukul 07.00 dan 09.00 WIB dan tiba pukul 13.30 dan 14.30 WIB. Seluruhnya tiba dalam keadaan aman dan selamat.

BB TNBTS memastikan pendakian ditutup sampai batas waktu tak ditentukan. PVMBG juga sudah mengumumkan kenaikan status Semeru dari 3 (Waspada) ke level 4 (Awas) dan melarang ada aktivitas apapun dalam radius 8 Kilometer dari puncak Erupsi Semeru.

  • Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia.
    Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia.
    Gunung Semeru
  • Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia.
    Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia.
    Gunung Semeru Meletus
  • liputan6
    Erupsi dahsyat terbaru dari Gunung Semeru terjadi pada 19 November 2025. Erupsi ini menyebabkan tiga orang luka berat, 204,63 hektare lahan pertanian rusak, 21 unit rumah rusak berat, serta perpanjangan status tanggap darurat bencana di Lumajang.
    Erupsi Gunung Semeru
  • Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia
    Gunung Semeru atau Gunung Meru adalah sebuah gunung berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia
    Semeru
  • liputan6
    Jalur pendakian Gunung Semeru ditutup menyusul kenaikan status menjadi Level IV (Awas) pada 19 November 2025, dengan rekomendasi larangan aktivitas dalam radius 8 km dari puncak dan sektoral 20 km ke arah selatan-tenggara.
    Pendakian Gunung Semeru
  • liputan6
    Gunung Semeru, gunung api tertinggi di Pulau Jawa, memiliki profil geologi yang kaya, sejarah erupsi yang panjang, dan status aktivitas vulkanik yang memerlukan kewaspadaan tinggi, terutama bagi aktivitas pendakian.
    Gunung Semeru Terbaru
  • Pendaki Semeru
  • Ranu Kumbolo
  • Semeru Erupsi
  • Erupsi