Sukses

Gunung Semeru sebagai gunung tertinggi di pulau Jawa menjadi objek pendakian wajib baru para pecinta alam. Rute resmi pendakian Gunung Semeru dibuka melalui jalur Tumpang – Ranu Pane – Ranu Kumbolo – Kalimati – Arcopodo – Puncak Mahameru. Jalur ini menjadi satu-satunya jalur legal dan paling aman untuk mencapai puncak tertinggi di Pulau Jawa. Pendakian dimulai dari Desa Ranu Pane, dilanjutkan menuju Ranu Kumbolo yang menjadi titik istirahat favorit pendaki, kemudian berlanjut ke Kalimati sebagai area camping utama sebelum melakukan summit attack ke Arcopodo dan akhirnya tiba di Puncak Mahameru.

Estimasi waktu tempuh per pos memberikan gambaran mengenai durasi pendakian. Dari Ranu Pane menuju Pos 1 membutuhkan sekitar 1,5 jam perjalanan. Selanjutnya, pendaki akan menghabiskan waktu sekitar 1 jam untuk mencapai Pos 2, lalu 2 hingga 3 jam berikutnya untuk tiba di Ranu Kumbolo. Perjalanan diteruskan dari Ranu Kumbolo melewati Oro-Oro Ombo hingga Cemoro Kandang dengan estimasi waktu kurang lebih 2 jam, menawarkan pemandangan padang sabana yang luas dan indah.

Dari Cemoro Kandang menuju Jambangan dan Kalimati, pendaki memerlukan sekitar 2 hingga 3 jam, di mana Kalimati biasanya dijadikan tempat bermalam sebelum summit. Tahap berikutnya adalah menuju Arcopodo yang memakan waktu sekitar 1,5 jam. Dari Arcopodo menuju Puncak Mahameru adalah fase paling berat sekaligus paling menentukan, dengan waktu tempuh 3 hingga 5 jam melewati jalur pasir terjal dan tantangan fisik yang ekstrem. Total durasi pendakian dapat bervariasi tergantung kondisi fisik, cuaca, dan persiapan pendaki.
Mengingat status aktivitas Gunung Semeru yang sering berubah, panduan pendakian menjadi sangat krusial untuk keselamatan. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah mengambil langkah tegas terkait penutupan jalur pendakian.

Panduan dan Rekomendasi Pendakian

  • Status Aktivitas (19 November 2025): Dinaikkan ke Level IV (Awas)

  • Penutupan Jalur Pendakian: Jalur pendakian Gunung Semeru (termasuk Ranu Kumbolo) ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut

  • Rekomendasi Radius Bahaya: Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 8 km dari kawah/puncak dan sektoral 20 km ke arah selatan–tenggara

  • Evakuasi Pendaki: 178 pendaki di Ranu Kumbolo dievakuasi dengan aman karena lokasi Ranu Kumbolo berada di sisi utara, tidak terdampak langsung oleh material erupsi yang bergerak ke selatan hingga tenggara

  • Pentingnya Pengetahuan Evakuasi: Mengetahui jalur evakuasi, titik aman, dan membawa peralatan darurat sangat penting saat gunung berapi meletus

Jalur pendakian Gunung Semeru ditutup setelah statusnya dinaikkan menjadi Level IV (Awas) pada 19 November 2025, dengan rekomendasi larangan aktivitas dalam radius 8 km dari puncak dan sektoral 20 km ke arah selatan-tenggara untuk keselamatan.