Ketua DPRD Luwu Timur Alami Kecelakaan, Dilarikan ke RS karena Kepala Robek

Akibat insiden tersebut, mobil milik politisi PDI Perjuangan itu mengalami kerusakan pada lampu depan sebelah kiri pecah, bumper depan sebelah kiri peot dan bodi sebelah kiri peot. Selain itu Ober juga menderita luka robek di bagian kepala.

OlehFauzan
Diterbitkan 20 November 2025, 10:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 20.00 Wita. Akibatnya Ober harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka di bagian kepala.

Kasat Lantas Polres Luwu Timur, Iptu Agusnawan membenarkan kejadian tersebut. Dia menyebut bahwa Ober mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil pribadinya jenis Toyota Fortuner dengan nomor plat DP 1289 G.

"Iya betul, mobil korban masuk ke saluran drainase," kata Agusnawan, Kamis (20/11/2025).

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa kejadian itu bermula kala Ober mengendarai mobilnya dari arah Lioka menuju Wawondula dengan kecepatan sedang. Sebuah mobil dari arah depan lalu menyalakan lampu jarak jauh sehingga Ober silau dan kehilangan kendali.

"Dari arah berlawanan mobil yang tidak diketahui identitasnya menggunakan lampu utama yang membuat pengemudi mobil Toyota Fortuner silau sehingga pengemudi mobil Toyota Fortuner menghindar dan membanting stir ke arah kiri dan turun di drainase kemudian terjadilah kecelakaan lalu lintas," jelas Gunawan.

Dirawat di RS Primaya Sorowako

Akibat insiden tersebut, mobil milik politisi PDI Perjuangan itu mengalami kerusakan pada lampu depan sebelah kiri pecah, bumper depan sebelah kiri peot dan bodi sebelah kiri peot. Selain itu Ober juga menderita luka robek di bagian kepala.

"Korban dalam keadaan sadar dan dirawat di Rumah Sakit Primaya Sorowako. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 5 juta," jelasnya.

Satlantas Polres Luwu Timur pun mengimbau agar seluruh pengguna jalan lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari karena potensi gangguan pandangan sangat tinggi.

"Kami imbau pengendara untuk tidak menggunakan lampu jarak jauh sembarangan karena bisa membahayakan pengendara lain. Mohon tetap waspada dan menjaga jarak aman saat melintas," ujar Agusnawan.

Â