Pengakuan Sopir Pura-Pura Jadi Korban Perampokan di Tol Lampung: Uang Jalan Habis untuk Judol

Pelaku awalnya menerima uang jalan Rp 17 juta untuk perjalanan pengiriman barang dari Cikarang menuju Sumatera Utara.

Diterbitkan 17 November 2025, 18:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Akhir drama 'perampokan' sopir truk di Tol Trans Sumatera akhirnya terbongkar. Polisi memastikan cerita Soni Ramadhani (40), sopir yang sebelumnya mengaku dirampok di ruas Tol Terpeka, hanyalah akal-akalan setelah uang jalannya ludes untuk judi online.

Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, Soni awalnya menerima uang jalan Rp 17 juta untuk perjalanan pengiriman barang dari Cikarang menuju Sumatera Utara.

Namun alih-alih menggunakan dana itu untuk operasional, Soni justru membakar sebagian besar uang tersebut untuk berjudi.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan uang itu habis digunakan untuk judi slot. Total yang dipakai sekitar Rp 11 juta,” kata Firdaus, Senin (17/11/2025).

Menjelang perjalanan, Soni kebingungan karena uang jalan sudah hampir habis. BBM truknya menipis, sementara ia tak punya dana lagi untuk melanjutkan perjalanan.

Dari situ, muncul ide nekat, membuat skenario seolah-olah menjadi korban perampokan agar perusahaan mengirim uang tambahan.

“Dia sudah kehabisan uang dan truknya kehabisan bahan bakar. Akhirnya dia merancang laporan perampokan palsu dengan harapan kantornya memberi dana lagi,” bebernya.

Kini, cerita dramatis yang dibuat Soni harus dibayar mahal. Ia telah diamankan di Mapolres Mesuji untuk pemeriksaan lanjutan.

 

Mengaku Dirampok

Sebelumnya, Soni mengaku dirampok tiga orang tak dikenal di KM 234 jalur A Tol Terpeka pada Minggu dini hari (16/11/2025). Dalam laporannya, ia menyebut uang tunai Rp 9 juta serta satu unit ponsel dirampas para pelaku.

Polisi yang curiga dengan kronologi tak masuk akal akhirnya mengusut kasus itu lebih dalam dan menemukan bahwa tak ada perampokan, tak ada pelaku, yang ada hanya uang jalan yang berpindah ke layar judi slot.

Tampang sopir truk yang membuat rekayasa menjadi korban perampokan di Tol Lampung ternyata uang jalan ludes untuk judi online.