Liputan6.com, Jakarta Di tengah rimbunnya pepohonan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Lampung, berdiri sebuah bangunan sederhana yang kini menjadi tempat baru bagi anak-anak desa menimba ilmu.
Rumah baca itu bukan sekadar tempat membaca, tapi ruang kecil untuk menumbuhkan kecintaan terhadap hutan dan alam sejak usia dini.
Rumah Baca Tahura Wan Abdul Rachman diresmikan pada Rabu (22/10/2025). Inisiatif itu lahir dari kolaborasi UPTD Tahura Wan Abdul Rachman, Satintelmed BAIS TNI, PGN dan FLIGHT: Protecting Indonesia's Birds, organisasi yang selama ini aktif melestarikan burung-burung endemik Indonesia.
Advertisement
“Edukasi sejak dini menjadi kunci menjaga hutan tetap lestari. Rumah baca ini kami hadirkan agar anak-anak di desa sekitar bisa mengenal hutan, mencintainya, dan ikut menjaganya,” ujar Eny Puspasari, Kepala UPTD Tahura Wan Abdul Rachman, Kamis (23/10).
Bangunan mungil itu kini ramai setiap sore. Anak-anak dari desa sekitar datang berjalan kaki, beberapa masih memakai seragam sekolah.
Mereka membuka lembar demi lembar buku bergambar tentang burung endemik, hutan tropis, hingga kisah petani yang menjaga alam.
Salah satunya Nadia (10), siswi sekolah dasar yang rumahnya hanya berjarak beberapa ratus meter dari kawasan hutan.
“Saya suka baca buku tentang burung elang. Burung itu kuat dan bisa terbang tinggi. Saya ingin hutan ini tetap ada supaya burungnya tidak hilang,” katanya polos sambil memeluk buku cerita kesukaannya.
Rumah baca tersebut menyediakan berbagai buku bacaan bertema lingkungan dan pelestarian alam yang bisa diakses secara gratis.
Melalui cerita dan gambar sederhana, anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga hutan, tanah, dan air yang selama ini menjadi sumber kehidupan keluarga mereka.
Menurut Direktur FLIGHT, Marison Guciano, program edukasi seperti itu akan berjalan beriringan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, salah satunya melalui pengembangan kopi ramah burung.
“Sumber daya hutan harus dimanfaatkan secara bijak dan berkelanjutan. Masyarakat bisa tetap hidup dari hasil bumi tanpa harus menebang pohon atau merusak habitat satwa,” jelas Marison.
Namun, menjaga hutan Tahura Wan Abdul Rachman bukan perkara mudah. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2019, sekitar 80 persen tutupan hutan di kawasan tersebut telah berubah menjadi kebun campuran akibat tekanan aktivitas manusia.
Diperkirakan, 9.000 hingga 18.000 kepala keluarga kini menggantungkan hidup dengan menggarap lahan di dalam kawasan hutan.
Meski begitu, Marison yakin bahwa perubahan bisa dimulai dari hal kecil.
“Kita berharap rumah baca ini menumbuhkan kesadaran baru, terutama pada anak-anak, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli dan mau menjaga Tahura Wan Abdul Rachman,” ungkap dia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5391207/original/028481800_1761301010-Rumah_Baca_Tahura_Wan_Abdul_Rachma.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317229/original/012151500_1786007046-1001529877.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548828/original/078885300_1775551834-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317091/original/078377000_1786002851-1001529594.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316557/original/053755400_1785944528-1001527414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315803/original/001686400_1785898388-f0feaf70-ff13-4712-90d4-1ba072651515.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315254/original/028606100_1785832413-1001524158.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315081/original/023398800_1785827882-1001524093.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314622/original/047388500_1785754753-1001521534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314585/original/057919100_1785751723-1001521344.jpg)