Begal di Lampung Makin Meresahkan, Pelaku Tembakkan Senpi usai Gagal Curi Motor Ojol Depan RS Polri

Dua pelaku begal bersenjata api nekat beraksi mencuri sepeda motor milik seorang driver ojek online (ojol) di depan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Jalan Pramuka, Kecamatan Rajabasa, Minggu siang (5/10/2025).

Diterbitkan 06 Oktober 2025, 10:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aksi begal di Kota Bandar Lampung kian meresahkan. Dua pelaku bersenjata api nekat beraksi mencuri sepeda motor milik seorang driver ojek online (ojol) di depan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Jalan Pramuka, Kecamatan Rajabasa, Minggu siang (5/10/2025).

Yang bikin geleng-geleng kepala, aksi tersebut dilakukan di siang bolong dan tak jauh dari kantor Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung, yang berjarak hanya sekitar 280 meter dari lokasi kejadian.

Salah satu saksi mata, Nana (30), warga Kemiling, mengatakan warga sempat panik karena pelaku membawa senjata api dan pisau.

“Warga sebenarnya mau bantu, tapi takut karena pelaku bawa senjata. Saya cuma bisa teriak karena posisi waktu itu sepi,” ujarnya kepada Liputan6.com, Senin (6/10/2025).

Pelaku Tembakkan 6 Kali Tembakan

Di lokasi kejadian, dijelaskan Nana, terdengar suara tembakan dan teriakan warga yang berusaha menolong korban.

“Suara tembakan itu sekitar enam kali. Abang ojolnya jatuh di depan rumah sakit, langsung diteriakin maling biar orang keluar. Untung motornya enggak sempat dibawa kabur,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online (Gaspool) Lampung, Miftahul Huda, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Dari laporan anggota kami, korban adalah driver yang sedang mengantar pesanan ke RS Bhayangkara,” kata Huda.

Kronologi Aksi Begal Bersenjata Api

Sementara korban bernama Dede menjelaskan, saat itu ia memarkir motor di tepi jalan depan rumah sakit dengan posisi kunci stang dan alarm aktif.

“Pas saya baru sampai lobi, dengar suara ribut sama tembakan. Ternyata motor saya dibobol,” ujarnya.

Beruntung, aksi para pelaku gagal setelah sejumlah driver lain berusaha membantu. Salah satu pelaku sempat menembakkan senjata ke arah warga yang mencoba menolong.

“Alhamdulillah enggak kena tembakannya,” kata Dede.

Dede menyebut aksi para pelaku begal sangat berani karena dilakukan di depan rumah sakit milik kepolisian. “Padahal dekat kantor polisi, tapi berani banget,” ucapnya heran.

Kapolsek Kedaton, AKP Budi Harto mengonfirmasi peristiwa tersebut. Dia menerangkan, Unit Reskrim Polsek Kedaton telah ke lokasi kejadian dan sudah mengumpulkan keterangan saksi.

"Iya benar peristiwanya di depan RS Bhayangkara, tim sudah ke TKP, saat ini masih dalam lidiki," kata Budi.