Gereja di Poso Roboh Diguncang Gempa Besar, 10 Orang Terluka

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat gempa besar di Poso menyebabkan Gereaja Elim yang sedang proses renovasi, roboh dan rusak total. Akibat peristiwa ini, 10 warga terluka.

Diperbarui 17 Agustus 2025, 12:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat gempa besar di Poso menyebabkan Gereaja Elim yang sedang proses renovasi, roboh dan rusak total. Akibat peristiwa ini, 10 warga terluka.

"Hasil monitoring sementara, 10 korban luka di Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir. Para korban telah dirujuk ke Puskesmas Tokorondo" kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring di Palu, Minggu (17/8). Dikutip dari Antara.

Selain itu, kerusakan juga terjadi di Desa Ueralulu, di mana satu bangunan sarang burung walet milik warga rusak. Kemudian, di Desa Lape satu bangunan warga rusak dan Mesjid Al-A'la di Desa Lanto Jaya rusak ringan.

Sebelumnya, BMKG melaporkan telah terjadi 10 gempa susulan setelah gempa magnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Minggu pukul 05.36 WIB.

"Hingga pukul 07.10 WIB terjadi 10 kali gempa susulan," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Minggu.

Gempa magnitudo 6,0 dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,8 dengan episenter gempa terletak pada koordinat 1,27° lintang selatan 120,75° bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 13 kilometer arah barat laut Kota Poso pada kedalaman 10 kilometer.

Penyebab Gempa

Gempa utama dirasakan di Kota Poso V-VI MMI, getaran dirasakan oleh semua penduduk, kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

Getaran gempa di rasakan di Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan, Mamuju, Masamba, Majene, Palopo, Pasangkayu, Polman Sulawesi Barat III-IV MMI seperti pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Sedangkan di Tana Toraja, Wajo dirasakan III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

"Jenis gempa adalah gempa dangkal, dipicu aktivitas sesar Tokoraru. Hasil analisis menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik," tutur Daryono.

Total 29 Warga Terluka

29 warga terluka akibat gempa besar magnitudo 6,0 yang mengguncang Kabupaten Poso. Pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,30 LS dan 120,62 BT dengan kedalaman 10 kilometer. Jika dihitung berdasarkan jarak, episenter gempa tercatat berada di 18 km barat laut Poso.

"Laporan sementara didapati sebanyak 29 orang mengalami luka-luka, dengan rincian 13 orang dirujuk ke RSUD Poso, yang mana 2 orang dalam kondisi kritis dan 6 orang lainnya mendapat perawatan di Puskesmas Tokorondo," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kepada wartawan.

Selain menyebabkan korba luka, satu unit fasilitas ibadah yakni Gereja Jemaat Elim di Desa Masani dilaporkan mengalami kerusakan. Pendataan terhadap jumlah pengungsi masih terus dilakukan.