Presiden Prabowo Sindir Petinggi BUMN: Masa Rapat Sebulan Sekali Tantiemnya Rp40 Miliar

Presiden Prabowo menyoroti soal BUMN yang terus merugi sementara komisarisnya banyak.

Diperbarui 15 Agustus 2025, 16:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo menyoroti soal BUMN yang terus merugi sementara komisarisnya banyak. Apalagi ada istilah tantiem di kalangan petinggi BUMN. Hal tersebut diungkapkan Presiden Prabowo saat menyampaikan Pidato RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Gedung MPR-DPR, Jumat 15 Agustus 2025.

"Saudara-saudara masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali tantiemnya Rp40 miliar setahun," kata Prabowo yang diikuti tepuk tangan dan suara gemuruh anggota DPR yang hadir.

Prabowo menegaskan, telah memerintahkan Danantara, direksi tidak perlu tantiem kalau perusahaan BUMN rugi.

"Dan untungnya harus benar-benar untung, jangan untung akal-akalan," kata Prabowo.

"Kita sudah lama jadi orang Indonesia, dan kalau direksi itu kalau komisaris itu keberatan, segera berhenti!" kata Prabowo menambahkan, disambut standing aplous seluruh anggota DPR.

Presiden Prabowo juga menegaskan jika direksi dan komisaris tidak bersedia tidak terima tantiem, maka berhenti saja, banyak anak muda yang siap menggantikan mereka.

Tantiem sendiri berasal dari bahasa Jerman, yang bermakna pemberian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada anggota direksi dan komisaris, biasanya sebagai bentuk penghargaan atas kinerja mereka dalam periode tertentu, terutama saat perusahaan mencatatkan laba.

Tantiem biasanya diberikan dalam bentuk uang, tetapi bisa juga berupa saham atau opsi saham. Istilah tantiem sering dikaitkan dengan sistem bonus tahunan yang diberikan kepada jajaran manajemen perusahaan.

 

Tentang Tantiem

Lebih detailnya, tantiem memiliki beberapa ciri khas, antara lain diberikan kepada direksi dan komisaris. Tantiem umumnya ditujukan untuk anggota direksi dan komisaris perusahaan, sebagai imbalan atas kinerja mereka dalam mengelola perusahaan.

Tantiem baru diberikan jika perusahaan berhasil memperoleh laba bersih pada periode tertentu. Tantiem diberikan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas kontribusi dan kinerja individu dalam mencapai kesuksesan perusahaan.

Tantiem bisa diberikan dalam bentuk uang tunai, atau bisa juga berupa saham atau opsi saham. Dan biasanya pemberian tantiem diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Tantiem yang diberikan dapat bervariasi tergantung pada besarnya laba yang diperoleh perusahaan dan kebijakan perusahaan terkait pembagian tantiem.