Aksi Bar Bar Maling Motor Bersenjata di Lampung, Sehari Empat Kali Beraksi

Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam aksi mereka beredar luas di media sosial.

Diperbarui 12 Agustus 2025, 17:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warga Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, gelisah menyusul maraknya aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang kian nekat. Kawanan pelaku disebut beraksi sambil membawa senjata api. Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam aksi mereka beredar luas di media sosial.

Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu dini hari, (9/8/2025), di Perumahan Griya Sena, Jalan Mata Air, Kelurahan Pinang Jaya.

Rekaman CCTV memperlihatkan tiga pria berjaket dan berhelm menutup wajah mengintai sepeda motor yang terparkir di halaman rumah warga.

Salah satu pelaku memanjat tembok, sementara dua rekannya berjaga di luar. Pemilik rumah yang memergoki aksi itu berteriak maling, namun para pelaku justru meninggalkan lokasi dengan tenang.

Kekey Rian Dwi Cahya (28), pemilik motor Honda Beat yang hilang, mengatakan gembok pagar dan gembok motornya dirusak. 

Dia menduga kawanan ini beraksi di empat lokasi pada hari yang sama, tiga di Pinang Jaya dan satu di Negeri Sakti. 

"Pemilik rumah yang hampir kemalingan ragu mendekat karena pelaku seperti hendak mengeluarkan senjata," kata Kekey, Selasa (12/8).

 

Warga Ketakutan

Tak lama berselang, aksi serupa terjadi di SPBU Jalan Lintas Tengah Soekarno-Hatta, Desa Tanjung Senang.

Motor milik karyawan toko es krim digasak saat terparkir. Seorang saksi, Radit Aditya, menyebut warga sempat mengejar, namun mundur setelah salah satu pelaku melepaskan tembakan peringatan.

"Aksi mereka bar-bar, warga jadi takut," ujarnya.

Rangkaian kejadian itu menambah keresahan warga Kota Bandar Lampung yang belakangan kerap dihadapkan pada kasus curanmor. Warga mendesak polisi segera memburu dan menangkap para pelaku.

"Kami mau para maling itu ditangkap, sudah resah, sering kejadian maling motor bawa senpi," ungkapnya.

Kasie Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati menyatakan bahwa tim Reskrim Polsek Kemiling telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi terkait peristiwa pencurian tersebut.

"Tim Unit Reskrim Polsek Kemiling sudah ke lokasi kejadian, untuk mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti, prosesnya masih dalam lidik, mohon waktu ya," katanya.

Â