Liputan6.com, Malang - Polresta Malang Kota memanggil selebgram Amrizal Nuril Abdi alias King Abdi. Pemanggilan itu untuk klarifikasi terkait promosi toko minuman beralkohol yang diunggah di akun media sosial miliknya dan memicu kontroversi.Â
Sedangkan toko minuman beralkohol yang dipromosikan mantan peserta acara masak itu sendiri terbukti tidak mengantongi izin usaha. Toko itu telah ditutup oleh kepolisan dan Satpol PP Kota Malang.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengatakan pemanggilan terhadap King Abdi itu untuk klarifikasi atas konten di media sosialnya tentang promosi toko minuman keras. Setelah ini masih akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Advertisement
"Apakah ada pelanggaran hukum atau tidak, kami pelajari dulu. Semua bukti sudah dikumpulkan Satreskrim," kata Yudi, Jumat (18/7/2025).
Dia menambahkan, selain memanggil King Abdi untuk klarifikasi kepolisian juga menjadwalkan memanggil pemilik toko miras tersebut. Lantaran masih tahap awal, petugas belum dapat menyimpulkan apakah ada pelanggaran hukum atau tidak.
"Nanti kalau ada perkembangan terbaru segera kami sampaikan ke masyarakat," ujar Yudi.
Amrizal Nuril Abdi alias King Abdi tiba di Polresta Malang Kota pada pukul 09.45 WIB. Dia baru keluar sekitar pukul 13.15. Dia enggan bicara banyak terkait pemanggilan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf ke masyarakat atas kegaduhan akibat promosi itu.
"Saya hanya minta maaf kepada masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah kota karena sudah bikin gaduh," katanya.
Dia mengakui lalai dalam membuat konten promosi sehingga menimbulkan kegaduhan. Semua penjelasan telah disampaikan kepada petugas Polresta Malang Kota. Dia menyerahkan masalah ini kepada pihak kepolisian. Â
"Seperti apa tindaklanjutnya, saya sebagai warga negara yang baik akan menunggu hasilnya," ucap Abdi.Â
Masalah ini bermula saat akun Instagram King Abdi mengunggah konten promosi sebuah toko minuman alkohol di Malang. Narasi promosi itu menyebut anak muda lebih baik minum alkohol daripada es teh. Konten itu lalu memicu kegaduhan karena dinilai tak mendidik.
Â
Simak Video Pilihan Ini:
Izin Usaha Toko Minuman Alkohol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3506465/original/013895400_1625845020-_4__Ilustrasi_minuman_alkohol.jpg)
Sejumlah tokoh agama dan politisi DPRD Kota Malang ramai-ramai mengkritik Pemkot Malang yang dinilai tak tegas. Setelah dicek, toko itu tak punya izin usaha penjualan minuman beralkohol. Toko itu kini telah ditutup oleh pihak berwajib.
DPRD Kota Malang juga mendorong agar Pemkot mengwcwk perizinan toko minuman beralkohol. Serta menertibkan dan merazia peredaran minuman keras di kota ini.
"Belajar dari masalah ini, Pemkot harus lebih tegas menindak dan menertibkan toko miras," kata Arif Wahyudi, anggota DPRD Kota Malang.
Kepala Disnaker, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan toko itu belum melampirkan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) yang kewenangannya ada di pemerintah pusat.
"Kami juga belum mengeluarkan Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol untuk toko itu," katanya.Â
Karena perizinan dari pemerintah pusat maupun pemerintah kota belum keluar, lanjut dia, toko itu tak boleh buka. Termasuk harus mendapat persetujuan dari tetangga kiri kanannya. Sebab penjualan minuman beralkohol masuk kategori tinggi.Â
"Kalau pun sudah punya izin, jangan sampai promosinya melanggar norma seperti kemarin," ucapnya.
Dia menambahkan, di Kota Malang sejauh ini ada sekitar 20 toko minuman beralkohol yang memenuhi seluruh perizinan. Hampir semuanya toko lama yang perizinanya sejak 2017 silam dan bahkan ada yang jauh sebelumnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/431415/original/picture.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5287787/original/027524800_1752834208-IMG-20250718-0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373274/original/016421100_1476382611-malang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1323843/original/029384900_1749306074-FOTO-Muhamad_Ridlo.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7740710/original/034485200_1780547598-unnamed__5_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6803758/original/018033600_1779595369-ledakan_petasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/876431/original/002733200_1431584696-20150512_Chelse_Olivia_PD-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4291688/original/078364800_1673763858-20230115_warung_bakso_mercon_malang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559305/original/000560100_1776565468-Polisi_amankan_penonton_yang_membawa_barang_terlarang_saat_laga_Arema_FC_lawan_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554855/original/084565700_1776135250-unnamed__61_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554601/original/044482500_1776079615-yai_mim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553698/original/076221400_1776033437-Benda_diduga_rudal_melintas_di_langit_Malang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5086255/original/038318000_1736397993-c.jpg)