Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu Menyeruak 1.100 Meter

Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Senin (30/6/2025), pukul 10.32 WIT.

Diperbarui 30 Juni 2025, 10:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Senin (30/6/2025), pukul 10.32 WIT. Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan Gunung Dukono kali ini teramati mencapai 1.100 meter di atas puncak, atau sekitar 2.187 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu erupsi Gunung Dukono teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Saum Amin mengimbau masyarakat dan wisatawan yang ada di sekitar Gunung Dukono untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.

"Selalu sediakan masker," katanya.

Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Aktivitas Gunung Dukono

Berdasarkan data PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang periode Minggu (29/6/2025), pukul 00.00-24.00 WIB, Gunung Dukono mengalami sebanyak 156 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 6-34 mm, dan lama gempa 30.24-208.42 detik, lalu 1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 12 mm, dan lama gempa 27.16 detik, serta 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 8 mm, S-P 9.59 detik dan lama gempa 50.81 detik.

Dalam periode pengamatan tersebut, Gunung Gukono juga mengalami 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 7 mm, S-P 16.69 detik dan lama gempa 63.26 detik, lalu 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2-5 mm, dominan 3 mm.