Sipir di Lapas Bengkalis Tertangkap Pesta Sabu Bersama Narapidana

Sipir di Lapas Bengkalis tertangkap pesta sabu bersama dengan sejumlah narapidana di sel tahanan.

Diperbarui 04 Juni 2025, 22:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pekanbaru - Seorang pegawai di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis berinisial N kedapatan pesta sabu bersama 3 narapidana. Semuanya sudah diserahkan pihak Lapas ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis.

Kepala Lapas Bengkalis Kriston Napitupulu menjelaskan, sipir pesta narkoba terungkap ketika pihaknya melakukan razia dadakan. Petugas menemukan pesta sabu di 2 kamar berbeda yakni kamar 7 Blok B dan kamar 3 Blok D.

"Napi yang kedapatan pesta sabu berinisial Hen (kamar 7 Blok B), Han dan De (kamar 3 Blok D), ada barang bukti sabu," kata Kriston, Rabu siang, 4 Juni 2025.

Kriston menyatakan, Lapas sudah mendeklarasikan zona bebas narkoba dan rutin lakukan razia mendadak. Razia dilakukan secara spontan ketika hal mencurigakan terendus petugas.

Kriston mengatakan, napi Hen terlihat panik dan sempat membuang sesuatu ke dalam tong sampah. Setelah diperiksa, ditemukan paket sabu yang kemudian diakuinya berasal dari napi Han. 

Sementara napi De kedapatan menyimpan sabu di tong sampah kamar mandi. Setelah diinterogasi lebih lanjut, mereka mengaku bahwa barang haram itu berasal dari oknum petugas berinisial N yang bertugas di Lapas Bengkalis.

"Siapapun yang terlibat akan ditindak tegas, kami tidak ingin Lapas ini dicap sebagai sarang atau pengendali narkoba," tegasnya.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bersih Narkoba

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyusunan berita acara, seluruh pelaku dan barang bukti langsung diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis.

"Soal jumlah barang bukti, silakan tanya ke pihak kepolisian, yang jelas sabunya cukup banyak tapi saya tidak tahu pasti beratnya," kata Kriston.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau Maizar menyebut tindakan Lapas Bengkalis sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menciptakan Lapas bersih dari narkoba. 

Maizar menjelaskan, Lapas Bengkalis secara rutin melakukan razia mendadak, tes urine, dan pengawasan ketat terhadap aktivitas di dalam Lapas. Kerjasama dengan kepolisian juga dipererat guna memastikan tidak ada celah bagi peredaran gelap narkoba di Lapas.

"Kami ingin memastikan bahwa Lapas Bengkalis bukan tempat nyaman bagi pelaku kejahatan, terutama narkoba," tegasnya.