Sapi Bhabinkamtibmas Polres Indragiri Hulu Jadi Hewan Kurban Presiden, Selalu Diberi Jamu

Sapi simental cross milik Brigadir Toni Kisnavan, personel Polres Indragiri Hulu, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Diperbarui 03 Juni 2025, 20:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pekanbaru - Sapi simental cross milik Brigadir Toni Kisnavan, personel Polres Indragiri Hulu, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto. Sapi ini menjadi belasan hewan dari Presiden yang akan dikurbankan pada Idul Adha di Riau.

Brigadir Toni Kisnavan merupakan Bhayangkara Pembina Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Desa Petala Bumi, Polsek Siberida, Indragiri Hulu. Sapi yang diberi nama "Remon" itu dipelihara bersama kelompok tani warga sekitar.

Brigadir Toni menjelaskan, sapi kurban Presiden Prabowo Subianto tersebut memiliki bobot sekitar 900 kilogram dan berusia 4,5 tahun. Hewan dimaksud dipelihara dengan tekun sejak dipelihara setahun lalu.

"Alhamdulillah, saya bersyukur dan merasa sangat senang sapi kami terpilih menjadi hewan kurban Presiden," katanya, Selasa pagi, 3 Juni 2025.

Brigadir Toni berterimakasih kepada Dinas Peternakan Indragiri Hulu yang telah teliti memeriksa kelayakan Remon sehingga terpilih.

Brigadir Toni menceritakan, Remon dirawat dengan penuh perhatian bersama kelompok tani setempat. Kerjasama dengan petani untuk mengembangkan usaha ternak sapi ini sudah dimulai sejak empat tahun lalu.

Bersama kelompok tani, saat ini ada 7 sapi peliharaan. Adapun Remon sendiri dibeli saat berumur 3,5 tahun kemudian dirawat dengan baik, diberikan pakan berkualitas seperti ampas tahu, konsentrat, ampas singkong yang dipasok dari Lampung, serta rumput segar.

Sapi ini hanya beberapa kali dikeluarkan dari kandang untuk menghindari kebosanan, namun lebih sering berada di kandang untuk memastikan kesehatan dan kenyamanannya.

"Kesehatan dan kebersihan sapi kami jaga dengan sangat teliti, setiap hari sapi ini dimandikan 2 kali dan jika ada tanda-tanda sakit kami segera memanggil dokter hewan untuk memastikan kondisinya," ungkap Toni.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dibeli Rp73 juta

Untuk memastikan kualitasnya, sapi Remon diberi jamu tradisional yang diracik oleh petani yang bekerja sama dengan Toni. Pencegahan agar tidak terjangkit penyakit mulut dan kuku dilakukan ekstra.

Sapi Remon akhirnya dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto dengan harga Rp73 juta. Uang hasil penjualan sapi ini akan digunakan untuk pengembangan usaha ternak sapi, termasuk pembangunan kandang baru dan perluasan kerjasama dengan para petani ternak lainnya.

"Kedepannya kami juga ingin mengembangkan ternak sapi yang lebih ekonomis seperti sapi Bali," jelas Toni.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan 13 ekor sapi untuk kurban Idul Adha di Provinsi Riau. Dari 12 kabupaten dan kota di Riau, masing-masing daerah menerima satu ekor sapi, sementara satu ekor lagi akan diserahkan untuk provinsi.

Dengan terpilihnya sapi Remon sebagai hewan kurban Presiden, Toni berharap usaha ternaknya semakin berkembang dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.