Legenda Urban: Domba Lukutan di Kawah Putih

Domba ini berwarna kehijauan mirip lumut, sehingga disebut sebagai domba lukutan. Dalam bahasa Sunda, domba lukutan berarti domba berlumut.

Diterbitkan 04 Juni 2025, 01:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Kawah Putih merupakan danau vulkanik yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha. Kawasan ini konon memiliki legenda urban bernama domba lukutan.

Selama ini, Gunung Patuha dianggap sebagai lokasi angker bagi masyarakat sekitar. Meski sudah tak aktif, tetapi gunung ini masih menjadi pembicaraan masyarakat sekitar karena kemistisannya.

Mengutip dari berbagai sumber, salah satu legenda urban yang masih menyisakan tanda tanya adalah keberadaan domba lukutan. Warga meyakini bahwa domba lukutan adalah hewan peliharaan leluhur yang kerap menampakkan diri.

Domba ini berwarna kehijauan mirip lumut, sehingga disebut sebagai domba lukutan. Dalam bahasa Sunda, domba lukutan berarti domba berlumut.

Pada waktu-waktu tertentu, domba lukutan akan menampakan wujudnya. Selain diyakini sebagai heean peliharaan leluhur, ada juga yang mengatakan bahwa domba lukutan merupakan jelmaan dari para Eyang.

Domba lukutan konon menempati puncak keramat di Gunung Patuha yang bernama Puncak Kapuk. Puncak tersebut juga dipercaya sebagai tempat bertemunya para leluhur.

Selain keberadaan domba lukutan, puncak tersebut juga memiliki tujuh makam leluhur, yakni Eyang Jaga Satru, Eyang Rangsa Sadana, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom, dan Eyang Jambrong. Adapun Eyang Jaga Satru merupakan pimpinan saat para leluhur berkumpul.

 

Sunan Ibu

Keberadaan domba lukutan juga berkaitan dengan Sunan Ibu, sebuah kawah di Gunung Patuha yang juga dikenal sebagai Sunrise Point. Sunan Ibu dipercaya sebagai tempat ibu para wali yang masih berhubungan dengan domba lukutan.

Kawasan ini awalnya merupakan tempat petilasan yang dianggap keramat. Terdapat kerajaan gaib yang konon berdiri di bawah Sunan Ibu.

Kerajaan tersebut dipercaya melindungi Tanah Pasundan dari berbagai gangguan. Dari cerita inilah, Sunan Ibu juga kerap dikunjungi wisatawan yang ingin berziarah atau berdoa.

Keberadaan domba lukutan sebagai salah satu legenda urban di Kawah Putih diperkuat dengan keberadaan patung domba. Patung ini dibuat sebagai tanda bawah domba lukutan merupakan penunggu di kawasan tersebut. Meski demikian, belum ada yang bisa menguak misteri domba lukutan tersebut hingga sekarang.

Selain dikenal sebagai destinasi wisata alam yang indah di Kabupaten Bandung, kawasan Kawah Putih dan Gunung Patuha juga dianggap sebagai tempat suci oleh masyarakat lokal. Untuk menghormati para leluhur, masyarakat juga kerap menggelar ruwatan khusus.

Penulis: Resla