Â
Liputan6.com, Jakarta - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami dua kali erupsi pada Senin pagi (2/6/2025). Erupsi pertama Gunung Dukono terjadi pada pukul 06.00 WIT, dengan tinggi kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 2.087 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut.Â
Sedangkan erupsi kedua terjadi pada pukul 07.12 WIT, dengan tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.350 meter di atas puncak, atau sekitar 2.437 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.
Advertisement
Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Bambang Sugiono mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Dunoko untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
"Sediakan selalu masker," katanya.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.
Sepanjang 2025, Gunung Dukono tercatat sudah meletus sebanyak 228 kali. Hingga hari ini, Senin, 6 Juni 2025, pukul 06.02 WIB, Gunung Dukono masih berstatus Waspada (Level II).
Aktivitas Gunung Dukono
Berdasarkan laporan PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang Minggu (1/6/2025), Gunung Dukono tercatat memgalami 184 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 6-34 mm, dan lama gempa 31.56-65.89 detik, serta 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 12-28 mm, S-P 22.99-33.46 detik dan lama gempa 75.85-88.52 detik, lalu 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2-6 mm, dominan 3 mm.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318175/original/031202600_1786088589-HOAX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317456/original/060618600_1786013917-Screenshot_2026-08-06_164447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5239069/original/007794200_1748819140-VEN_DUK20250602053319.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297253/original/071407900_1784084990-gunung_dukono_1507.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257551/original/008491400_1781246894-gunung_dukono_1206.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257261/original/038233600_1781233599-1781227790256_copy_4128x2296__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7404324/original/040021100_1780183414-gunung_dukono_3105.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6494094/original/074956500_1779351472-Polisi_gelar_perkara_kasus_tiga_pendaki_Dukono_meninggal.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5627524/original/051267800_1778223165-pendaki_terjebak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6398102/original/086387900_1779272571-gunung_dukono_2005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6311202/original/052360200_1779185467-gunung_dukono_1905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6222531/original/082503300_1779099514-gunung_dukono_1805.jpg)