Kompetisi Internasional Desain, Desain Jembatan Tim UGM Raih Peringkat 2

Komunitas Gadjah Mada Building and Bridge (GMBB) berhasil meraih juara dua dalam ajang International Bridge Design Contest (IBDC) yang merupakan bagian dari rangkaian acara Civil Engineering Innovation Contest (CEIC) Season XIII 17 Mei 2025.

Diterbitkan 02 Juni 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Yogyakarta - Komunitas Gadjah Mada Building and Bridge (GMBB) meraih peringkat 2 dalam kompetisi Internasional desain jembatan di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Tim GMBB yang terdiri dari Alfath Qornain Isnan Yuliadi, Figo Valentino Widyatmiko, dan Muhammad Falah Naufal Moelia memberi nama jembatannya Jembatan Panggah, yang dalam bahasa Jawa berarti "teguh" atau "kokoh". “Kami menamainya demikian karena desain kami menyimbolkan ketahanan, kekokohan, dan inovasi melalui infrastruktur yang estetis,” ungkap Alfath dalam keterangan kepada wartawan, Senin (26/5/2025).

Mengacu pada tema kompetisi, Smart Bridges and Disaster Resilience Using BIM Technology Innovation to Achieve Sustainable Development Goals, tim Emperawr UGM ini mengusung pendekatan inovatif yang mengintegrasikan teknologi mutakhir. Mereka memanfaatkan bahasa pemrograman Python, analisis struktur berbasis VBA, serta menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) dari level 3D hingga 7D. Tak hanya itu, mereka juga mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dalam desainnya.“Kami mengangkat konsep jembatan yang tahan terhadap bencana, menggunakan material ramah lingkungan seperti beton bio-foam, serta desain yang ramah bagi pejalan kaki,” jelas Figo, anggota tim yang lain soal desain jembatan

Lebih lanjut Figo mengatakan bahwa inovasi buatan tim mereka menerapkan prinsip efisiensi dan keberlanjutan sebagai elemen penting. “BIM menjadi pondasi utama dalam proses perancangan, lalu kami gabungkan dengan pendekatan teknologi modern agar hasil desain lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi teknik sipil,” imbuh Falah.

Hasil ini tentu menjadi tambahan prestasi mahasiswa UGM di kancah nasional dan internasional. Selain itu memperkuat komitmen UGM dalam mendorong inovasi berkelanjutan di berbagai bidang, termasuk rekayasa sipil dan pembangunan infrastruktur termasuk desain jembatan.