Wali Kota Cimahi Targetkan Koperasi Merah Putih Rampung Juni 2025, Caranya?

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menargetkan Koperasi Merah Putih rampung pada Juni 2025

Diterbitkan 22 Mei 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menargetkan pembentukan Koperasi Merah Putih di Kota Cimahi, Jawa Barat akan rampung pada Juni 2025. 

"Kami targetkan 31 Mei seluruh akta notaris sudah selesai dan siap didaftarkan dan akhir Juni seluruh kelurahan sudah beres musyawarah dan pembentukan koperasinya," kata Ngatiyana dalam keterangan tertulis, dikutip pada Sabtu, 17 Mei 2025.

Menurut dia, Koperasi Merah Putih adalah salah satu upaya untuk menuntaskan berbagai permasalahan di desa seperti kemiskinan, stunting, permasalahan lainnya.

"Kami percaya bahwa koperasi ini bisa menjadi penggerak ekonomi lokal dan instrumen bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, semoga upaya kita bersama dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkeadilan dapat terwujud," tutur Ngatiyana.

Sebelumnya, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengeklaim pembentukan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan dapat mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. 

"Ada 3,1 juta di Indonesia yang miskin ekstrem. Koperasi ini hanya sebagai alat untuk mensejahterakan masyarakat, memajukan daerah maupun desa," ucap Budi Arie.

Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini, dinilai Budi Arie, dapat membangkitkan perekonomian masyarakat. 

"Ke depan, rantai pesokan distribusi bakal dipangkas, sehingga kehadiran koperasi ini sangat menguntungkan bagi masyarakat. Biasanya, pasokan bahan pokok dari pabrik ke distributor, baru ke pasar atau agen. Namun kali ini berbeda, karena bahan baku dari pabrik bakal langsung didistribusi ke koperasi tanpa campur tangan yang lain," kata dia.

Budi Arie menegaskan, Koperasi Merah Putih harus bisa menghasilkan keuntungan. Sebanyak 22 kementerian pun dilibatkan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan.

"Sebagai sebuah lembaga usaha koperasi ini bisa produktid dan targetnya harus untung, gak ada cerita koperasi rugi. Saya bilang koperasi harus untung, yang gak boleh di koperasi itu satu nipu dua mark up, tiga fiktif gak boleh itu. Untungnya buat siapa? Buat anggota," tandas Budi Arie.

Penulis: Arby Salim

 

Simak Video Pilihan Ini: