Liputan6.com, Yogyakarta - Istilah preman telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia, sering dikaitkan dengan tindakan pemerasan dan kekerasan. Akan tetapi, asal-usul kata ini ternyata berasal dari masa kolonial Belanda, sementara sosok yang dianggap sebagai preman pertama dalam sejarah Nusantara telah ada sejak abad ke-13.
Mengutip dari berbagai sumber, kata preman berasal dari bahasa Belanda vrijman. Kata tersebut berarti orang bebas atau tidak terikat kontrak kerja.
Pada masa kolonial, istilah ini awalnya merujuk pada orang-orang yang tidak bekerja di perkebunan atau proyek pemerintah Hindia Belanda. Mereka hidup tanpa ikatan pekerjaan tetap, berbeda dengan buruh yang terikat sistem kerja paksa.
Advertisement
Seiring waktu, makna preman bergeser menjadi negatif. Kelompok yang awalnya hanya dianggap sebagai orang bebas mulai terlibat dalam kegiatan ilegal, seperti pemerasan dan kekerasan.
Pada masa kemerdekaan, beberapa kelompok preman bahkan terlibat dalam perjuangan melawan penjajah, meski citra mereka tetap diwarnai tindakan kriminal. Dalam konteks sejarah Nusantara, sosok yang sering disebut sebagai preman pertama adalah Ken Arok.
Ken Arok adalah pendiri Kerajaan Singasari. Kisahnya tercatat dalam kitab Pararaton dari abad ke-16.
Ken Arok digambarkan sebagai anak yang dibesarkan oleh seorang pencuri, lalu tumbuh menjadi pelaku kejahatan seperti perjudian, perampokan, hingga pembunuhan. Ken Arok awalnya menjadi buruan penguasa Tumapel, Tunggul Ametung.
Hal ini dikarenakan tindakannya yang meresahkan masyarakat. Akan tetapi, karena reputasinya, ia justru dijadikan kepercayaan Tunggul Ametung.
Â
Merencanakan Pembunuhan
Ambisi Ken Arok terus berkembang hingga ia merencanakan pembunuhan terhadap Tunggul Ametung. Rencana pembunuhannya bertujuan untuk merebut kekuasaan.
Melalui tipu dayanya, Ken Arok berhasil membunuh Tunggul Ametung menggunakan keris buatan Empu Gandring. Perkembangan istilah preman terus berlanjut hingga masa modern.
Kini, istilah preman lebih sering merujuk pada pelaku pemerasan, penguasaan lahan ilegal, atau tindakan kriminal lainnya.
Penulis: Ade Yofi Faidzun
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535950/original/093375400_1577858984-IMG_20200101_130416.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2320288/original/090067100_1533533460-1533533460558165b48bc39118be-1531493433-68a924bc8b749cf5e5e988632909e917.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/827404/original/069659300_1510203910-WhatsApp_Image_2017-11-09_at_12.04.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264311/original/009112200_1782106678-AP26173041080733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263666/original/036517800_1781954973-Kafe_view_merapi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263350/original/020246600_1781891525-beringharjo4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262166/original/087364900_1781773654-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_3.58.57_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263006/original/005999400_1781856360-unnamed__4_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262416/original/015658300_1781788900-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_19.51.34__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262132/original/019625000_1781771651-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_3.21.35_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261697/original/019465600_1781754158-Mahasiswa_pergoki_intel_masuk_UMY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260707/original/033259800_1781627607-dalang2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260082/original/051433200_1781546139-Suasana_Demo.jpg)