Liputan6.com, Yogyakarta - Masjid Taqorrub Kanggotan terletak di Dusun Kanggotan, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Masjid ini diduga merupakan komponen catur gatra tunggal Keraton Kerta.
Catur gatra tunggal merupakan sebuah konsep pola tata kota kerajaan-kerajaan di Jawa. Konsep ini memiliki aturan yang tak bisa dipisahkan dari aspek ekonomi, religius, dan sosial. Kerajaan Mataram Islam menjadi salah satu kerajaan yang menggunakan konsep ini.
Setelah berpindah dari Kotagede ke Kerta, konsep pembangunannya pun tidak meninggalkan konsep catur gatra tunggal. Konsep ini meliputi empat elemen yang menjadi satu kesatuan ruang bersama, yakni antara keraton, alun-alun, masjid, dan pasar.
Advertisement
Mengutip dari Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Masjid Taqorrub Kanggotan digunakan sebagai masjid agung pada masa Keraton Kerta. Pembangunannya dilakukan setelah kepindahan Mataram dari Kotagede ke Kerta.
Pada bagian depan masjid, terdapat dua prasasti berupa catatan tertua yang terletak pada kanan dan kiri. Prasasti tersebut bertuliskan huruf Jawa dan huruf Arab berbahasa Jawa.
Tertulis, bangunan masjid ini pernah dipugar pada 1901 M ketika masa pemerintahan Patih Danurejo VI. Bangunan yang saat ini berdiri merupakan bangunan yang telah beberapa kali direnovasi. Adapun bagian masjid yang masih asli terletak pada sokoguru (tiang utama), kubah, dan mustakanya.
Pada bagian utara masjid, terdapat lingga pathok yang berkembang di era Hindu-Budha. Fungsinya sebagai patok atau batas halaman candi atau batas wilayah yang ditetapkan sebagai sima. Diperkirakan, lingga pathok juga berfungsi sebagai batas atau penanda wilayah pada masa Kerta.
Sementara itu, pada area luar masjid terdapat kompleks pemakaman yang dikenal dengan Cepakasari. Beberapa tokoh yang dimakamkan di sini adalah Kyai Kategan, Ki Ageng Suryomentaram, Patih Danurejo VI (Pangeran Cokroningrat), B.R.A. Retnomandoyo (Ratu Permaisuri Sultan Hamengkubuwono VII), Raden Tumenggung Nitinegoro I dan II, serta keluarga besar Kesultanan Yogyakarta lainnya.
Â
Sosok Kyai Kategan
Sosok Kyai Kategan dikenal sebagai tokoh sentral pada masa Mataram di Kerta. Ia merupakan penghulu Kanjeng Sultan Agung Hanyokrokusumo.
Pada masa kepemimpinan Sultan Agung Hanyakrakusuma (1613-1645), Kyai Kategan bersama Tumenggung Singaranu dan Sultan Agung disebut sebagai Tripandurat atau tritunggal. Ketiganya bertugas menata jagad raya.
Sebagai seorang ulama yang disimbolkan dengan gajah, Kyai Kategan dikenal sebagai seorang ulama yang menekuni administrasi kebijaksanaan melalui jalur pengajaran ilmu. Namanya berasal dari bahasa Kawi kategan yang berarti sudah meninggalkan duniawi.
Pada masa Sultan Agung, tugas Kyai Kategan sebagai penghulu adalah sebagai sumber ilmu keislaman yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW untuk disebarkan di tanah Jawa. Beberapa kisah menyebutkan tentang kedekatan Sultan Agung dan Kyai Kategan, salah satunya saat Sultan Agung mengundang Kyai Kategan untuk menunaikan salat berjamaah saat berada di Mekkah.
Kyai Kategan pun sudah tiba lebih dahulu sebelum Sultan Agung sampai di Tanah Suci. Sebaliknya, jika Kyai Kategan yang mengundang, maka Sultan Agung tiba lebih dulu.
Dalam Babad Nitik Sultan Agung, tertulis kisah saat Kyai Kategan diundang ke Keraton untuk makan dan doa bersama dengan Sultan Agung. Kyai Kategan menolaknya hingga berkali kali karena suatu alasan, hingga akhirnya Sultan Agung memanggilnya kembali melalui utusan khusus untuk ketiga kalinya.
Akhirnya, Kyai Kategan memberanikan diri datang dan memanjatkan doa sebelum acara makan bersama. Hal di luar dugaan terjadi, lauk pauk yang telah dihidangkan berupa daging ayam, sapi, kerbau, serta ikan tiba-tiba hidup kembali dan berlompatan di atas meja.
Kejadian tersebut menyebabkan acara makan bersama dibatalkan. Sultan Agung, Kyai Kategan, dan para tamu lainnya pun tertawa bersama.
Keberadaan Masjid Taqorrub Kanggotan dan makam Kyai Kategan di kompleks Pasarean Cepakasari menjadi bukti jejak keberadaan Kerajaan Kerta. Masjid ini memiliki kompoten catur gatra tunggal yang sangat erat kaitannya dengan konsep tata kota kerajaan-kerajaan di Jawa.
Penulis: Resla
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535950/original/093375400_1577858984-IMG_20200101_130416.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4783488/original/041264600_1711352368-Ilustrasi_bulan_purnama__masjid__Islami.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/827404/original/069659300_1510203910-WhatsApp_Image_2017-11-09_at_12.04.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263666/original/036517800_1781954973-Kafe_view_merapi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263350/original/020246600_1781891525-beringharjo4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262166/original/087364900_1781773654-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_3.58.57_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263006/original/005999400_1781856360-unnamed__4_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262416/original/015658300_1781788900-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_19.51.34__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262132/original/019625000_1781771651-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_3.21.35_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261697/original/019465600_1781754158-Mahasiswa_pergoki_intel_masuk_UMY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260707/original/033259800_1781627607-dalang2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260082/original/051433200_1781546139-Suasana_Demo.jpg)