Sukses

4 Hari Penting 25 Juni, Salah Satunya Hari Lahir BJ Habibie

BJ Habibie menjabat sebagai Presiden selama 17 bulan (21 Mei 1998-20 Oktober 1999). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Presiden RI ke-7 selama 2 bulan (11 Maret 1998-21 Mei 1998).

Liputan6.com, Yogyakarta - Beberapa peristiwa penting di beberapa belahan dunia terjadi di 25 Juni. Ada peristiwa yang dirayakan seluruh dunia, tetapi ada juga yang hanya dirayakan di negara tertentu.

Berikut beberapa hari penting 25 Juni:

1. Hari Lahir BJ Habibie

Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, M.Sc., FREng. lahir pada 25 Juni 1936 di Parepare, Sulawesi Selatan. Sosok Presiden ke-3 Republik Indonesia ini dikenal sebagai seseorang yang jenius.

BJ Habibie menjabat sebagai Presiden selama 17 bulan (21 Mei 1998-20 Oktober 1999). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Presiden RI ke-7 selama 2 bulan (11 Maret 1998-21 Mei 1998).

Sebelum memasuki dunia politik, BJ Habibie dikenal sebagai seorang profesor dan ilmuwan dalam teknologi aviasi internasional. Sejauh ini, BJ Habibie merupakan satu-satunya presiden Indonesia yang memiliki latar belakang teknorat.

BJ Habibie meninggal dunia pada tanggal 11 September 2019 pukul 18.05 WIB karena gagal jantung. Sebelumnya, ia telah menjalani perawatan intensif sejak 1 September 2019.

2. Hari Pelaut Sedunia

25 Juni juga diperingati sebagai Hari Pelaut Sedunia atau Day of The Seafarer. Peringatan yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) ini menjadi momen untuk menghargai dan menghormati jasa para pelaut di seluruh dunia.

Para pelaut telah berkontribusi dalam perdagangan internasional, ekonomi maritim, hingga konektivitas global. Peringatan Hari Pelaut Sedunia pertama kali diperkenalkan melalui Amandemen Manila pada Juni 2010 dan pertama kali diperingati pada 2011

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Hari Vitiligo Sedunia

3. Hari Vitiligo Sedunia

Peringatan Hari Vitiligo Sedunia yang diperingati setiap 25 Juni dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang vitiligo. Vitiligo merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan hilangnya pigmen atau warna kulit.

Vitiligo menyebabkan kelainan kulit yang menyerang 1-2 persen populasi. Penderita vitiligo akan mengalami kelainan pada perubahan warna kulit yang tidak merata karena adanya bercak di berbagai area tubuh. Kelainan ini konon akan dialami seumur hidup.

Tak hanya kulit, beberapa penderita vitiligo juga akan mengalami perubahan warna pada rambut yang menjadi abu-abu atau putih sebelum waktunya. Selain itu, bulu mata hingga alis juga akan kehilangan warna dan memutih.

4. Hari Guru di Guatemala

Rakyat Guatemala memperingati Hari Guru setiap 25 Juni. Mengutip dari berbagai sumber, 25 Juni dipilih sebagai Hari Guru di Guatemala sekaligus untuk memperingati kematian Profesor Maria Chinchilla.

Profesor Maria Chinchilla adalah seorang guru sekaligus aktivis yang ditembak oleh kavaleri Jenderal Jorge Ubico. Peristiwa penembakan itu terjadi pada Juni 1944, tepatnya saat aksi demonstrasi dari para guru untuk melawan penindasan terhadap warga sipil.

(Resla)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini