Sukses

Sapi Kurban Mengamuk di Bandar Lampung, Warga Ditendang hingga Muntah Darah

Insiden sapi mengamuk terjadi di Bandar Lampung. Akibatnya seorang panitia kurban tertendang sapi hingga muntah darah dan tak sadarkan diri.

Liputan6.com, Lampung - Seorang panitia kurban di Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung menjadi korban akibat seekor sapi kurban mengamuk saat dibawa ke Masjid Nurun Yaqin untuk disembelih, pada Senin pagi (17/6/202). Akibatnya korban tak sadarkan diri hingga muntah darah karena tertendang oleh sapi.

Salah satu panitia kurban Idul Adha 2024, Sardi mengatakan, korban yang tertendang sapi mengamuk itu bernama Sutiyono 45 tahun.

"Satu orang luka akibat tertendang sapi mengamuk, korbanya Pak Sutiyono. Korban ini tertendang sapi hingga muntah darah, kemudian pingsan," kata Sardi, Senin (17/6/2024).

Menurut Sardi, insiden itu terjadi sekira pukul 08.00 WIB. Mulanya ia dan korban hendak menggiring sapi ke masjid untuk disembelih.

"Jadi saya dan Pak Suyitno ini menggiring sapi ke masjid untuk disembelih tadi pagi. Tapi waktu sampai di gang dekat bengkel, ada suara motor pake knalpot brong. Sapinya kaget dan langsung mengamuk," jelas dia.

Sardi lantas melepaskan tali hewan kurban tersebut karena jarinya nyaris putus akibat tertarik sapi yang mengamuk. Sementara itu, korban yang berada dibagian belakang lantas tertendang oleh sapi tersebut. 

"Waktu sapi berontak, korban ini ada dibelakang sapi. Kemungkinan sapi kaget karena suara motor yang keras, jadi tertendang di bagian perutnya dan langsung terpental ke aspal," tuturnya.

"Jari saya aja hampir putus karena sapi mengamuk ini, tapi alhamdulillah tali yang menjerat jari bisa saya lepas jadi langsung menjauh waktu kejadian," dia menambahkan.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Korban Sempat Tak Sadarkan Diri

Pasca kejadian, korban yang tak sadarkan diri itu pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk mendapatkan perawatan. 

"Di lokasi kejadian korban sempat muntah darah, badannya tertendang sapi kemudian terpental kebentur denga aspal. Itu pun korban langsung engga sadar, sudah pingsan langsung. Sama panitia lain korban dibawa ke RS Urip," bebernya.

Usai berhasil melepaskan diri, saat hendak ditangkap oleh panitia, hewan kurban tersebut sempat merobohkan pagar rumah milik warga. Bahkan kaca jendela rumah warga pun pecah akibat sapi mengamuk ini.

"Waktu sapinya lari, ini sempat menumbur pagar warga, ada yang kaca jendela warga juga sampai pecah. Tapi alhamdulillah akhirnya sapi tertangkap juga dan sudah dipotong," pungkasnya. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini