Sukses

Bantu Atasi Ketahanan Pangan, Lapas Tanjungpandan Ajari Narapidana Bertani

Para warga binaan pemasyarakatan diajarkan memanfaatkan lahan tandus yang diubah menjadi kebun produktif, sehingga dapat ditanami berbagai jenis sayuran seperti terong, cabe, sawi, tomat, dan pepaya

Liputan6.com, Jakarta - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan, Bangka Belitung (Babel) memiliki program pertanian yang melibatkan para warga binaan pemasyarakatan (WBP). Mereka diajarkan memanfaatkan lahan tandus yang diubah menjadi kebun produktif, sehingga dapat ditanami berbagai jenis sayuran seperti terong, cabe, sawi, tomat, dan pepaya.

Kepala Lapas Tanjungpandan, Gowim Mahali, menuturkan program pembinaan ini terus dikembangkan agar para WBP memiliki keterampilan bertani. Jajarannya juga mengedepankan program pembinaan dengan melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat dan memberikan dampak positif.

"Diharapkan kegiatan pembinaan ini dapat terus meningkatkan keterampilan warga binaan. Khusus kegiatan pertanian, ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional," ungkap Gowim, saat memanen pepaya, Kamis (13/6/2024).

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Babel, Kunrat Kasmiri mengapresiasi kegiatan pembinaan di Lapas Tanjungpandan yang memberikan ruang dan kreativitas meskipun dengan kondisi lahan yang terbatas.

“Kegiatan pertanian ini sangat inovatif, selain mengisi waktu kegiatan ini juga dapat memberikan pelatihan keterampilan khususnya bercocok tanam dilahan tandus,"

Kunrat Kasmiri juga berharap agar para WBP dapat lebih produktif sehingga dapat memperoleh penghasilan dari penjualan hasil panen. Namun, ia juga meningatkan kegiatan ini sebagai ruang kreativitas untuk menjadi bekal pengalaman saat kembali ke masyarakat nantinya.

Selain pembinaan kemandirian di bidang pertanian, pihaknya juga telah menjalanin kerjasama dengan Sepiak Belitung untuk memberikan pelatihan EcoPrint dan membatik. Bahkan para WBP juga diajakan teknik pemasaran hasil karya mereka dengan Belanja Karya Warga Binaan atau Be Kawan.

 

Simak Video Pilihan Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.