Sukses

Benarkah Striker Prancis Griezmann Offside Sebelum Menjebol Gawang Tunisia? Simak Penjelasannya!

Liputan6.com, Jakarta - Prancis harus mengakui keunggulan Tunisia 1-0 dalam laga terakhir grup D Piala Dunia Qatar 2022 yang berlangsung di stadion Kota Pendidikan, Rabu (30/11/2022), malam.

Meski kalah, Les Bleus--julukan Prancis--keluar menjadi pemuncak grup D, dan lolos ke fase 16 besar Piala Dunia 2022.

Prancis sebetulnya berhasil menyamakan kedudukan di menit akhir saat tambahan waktu babak kedua tengah berjalan. Saat itu, Antoine Griezmann berhasil menjebol gawang Tunisia.

Bahkan, Griezmann sudah melakukan selebrasi gaya berjalan penguin karena ia merasa benar-benar membobol gawang Tunisia.

Namun, wasit pemimpin laga Kiwi Matthew Conger memiliki pandangan lain. Ia tampak berkomunikasi dengan petugas VAR, dan tak lama kemudian berlari ke arah layar monitor di tengah lorong stadion, guna memastikan apakah Griezmann tersebut benar-benar mencetak gol atau justru dalam posisi offside.

Conger akhirnya memutuskan untuk menganulir gol bintang Atletico Madrid tersebut. Pasalnya, kata dia, Griezmann berada dalam posisi offside sebelum mendapatkan bola.

Wasit menganggap bek Tunisia Montassae Talbi tidak sengaja menyundul bola hasil umpan matang pemain Prancis, Aurelien Tchouameni ke dalam kotak penalti Tunisia.

Keputusan Conger pun dikuatkan oleh Abdullah Al-Marri yang bertugas di balik layar VAR. Abdullah menganggap pergerakan Talbi tak disengaja sehingga posisi Griezmann dianggap offside.

 

**Liputan6.com bersama BAZNAS bekerja sama membangun solidaritas dengan mengajak masyarakat Indonesia bersedekah untuk korban gempa Cianjur melalui transfer ke rekening:

1. BSI 900.0055.740 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) 2. BCA 686.073.7777 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Protes

Melansir laman The Sun, hal tersebut menuai protes kubu Prancis dan menganggap Griezmann memang benar-benar mencetak gol dan posisinya tidak offside sebelum menceploskan bola ke gawang Tunisia.

Beberapa kalangan menganggap sebuah ketakmungkinan bila menyebut Talbi tak sengaja menyundul bola. Pasalnya, Talbi bisa saja membuang bola ke luar lapangan.

Posisi Talbi hanya terkesan tak sengaja menyundul bola karena salah melompat sehingga tak menyadari arah bola akan tepat mengenai kepalanya.

Sebelumnya, Conger pun memutuskan hal kontroversial saat Portugal berhadapan dengan Uruguay. Ia memberikan Portugal hadiah penalti setelah sebelumnya dibantu oleh VAR. Portugal pun memastikan lolos ke babak 16 besar setelah menang 2-0 atas Uruguay.

Regulasi VAR memungkinkan keputusan diubah setelah peluit akhir. Sebagai contoh, saat Manchester United diberikan penalti kemenangan pertandingan di Brighton musim lalu dalam situasi seperti itu.

Namun peraturan menyatakan dengan jelas bahwa hasil pertandingan tak bisa diubah setelah wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan tersebut.

Itulah inti dari protes Prancis, dengan para ketua FA diketahui bertekad untuk memastikan FIFA tunduk dan secara resmi mengubah kekalahan 1-0 menjadi hasil imbang 1-1.

3 dari 3 halaman

Klasemen

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS