Sukses

Upaya Satgas Covid-19 Waspadai Transmisi Varian Omicron di Sulut

Liputan6.com, Manado - Satgas Covid-19 Provinsi Sulut melaporkan hingga Kamis (20/1/2022), belum terdeteksi adanya kasus varian Omicron. Meski demikian berbagai upaya dilakukan untuk mewaspadai serta mencegah masuknya varian baru Covid-19 itu di Sulut.   

“Mewaspadai transmisi varian Omicron, Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulut terus mengimbau masyarakat untuk tetap taat melaksanakan protokol kesehatan atau prokes,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Kamis malam.

Dandel mengatakan, selain penerapan prokes secara ketat, warga juga diimbau untuk segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap (dosis 1 dan 2). Juga mendapatkan dosis booster (dosis 3) jika sudah memenuhi kriteria untuk booster.

“Selain prokes, sangat penting untuk mendapatkan vaksinasi dosis lengkap bahkan dosis booster,” kata Dandel.

Untuk perkembangan kasus Covid-19 di Sulut, Dandel mengatakan, ada penambahan 5 kasus baru positif Covid-19 yang berasal dari 3 daerah di Sulut. Daerah tersebut adalah Minahasa Utara (2 kasus), Manado (2), dan 1 kasus dari Bolmong.

“Jumlah akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulutr sebanyak 34.755 orang,” ungkap Dandel.

Sedangkan untuk jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Sulut tidak mengalami penambahan, jumlah akumulasinya sebanyak 33.610 orang. Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulut per 20 Januari 2022 adalah 96,71 persen.

“Kasus meninggal dunia juga tidak mengalami penambahan, jumlah akumulasinya sebanyak 1.046 orang. Angka kematian atau case fatality rate sebesar 3,01 persen,” ungkap Dandel.

Dandel juga melaporkan untuk kasus aktif Covid-19 di Sulut hingga Kamis (20/1/2022), sebanyak 99 orang atau sebesar 0,28 persen.

Simak juga video pilihan berikut:

  • Setelah Covid-19 varian Delta dan Delta Plus, kini varian Omicron menimbulkan kekhawatiran di berbagai negara.
    Omicron
  • Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19
  • Sulut