Sukses

Menepis Banjir Musiman di Jepon Blora

Liputan6.com, Blora - Banjir menjadi musibah setiap musim hujan di sejumlah wilayah di Blora. Ini bukan soal faktor alam saja. Masyarakat juga perlu menjaga keseimbangan lingkungan.

Salah satu yang perlu tetap dijaga dengan baik adalah bendungan Sungai atau Kali Kidangan, Kelurahan Jepon, Kabupaten Blora. Saban musim hujan datang, sungai ini kerap dipenuhi oleh tumpukan sampah yang berasal dari hulu, hingga bahkan menutupi irigasi.

Beruntungnya Bupati Blora Arief Rohman langsung mengetahui itu. Sehingga petugas dari dinas terkait segera mengambil tindakan penanganan.

Jika tidak, selain penampakan yang tidak sedap dipandang mata dan tidak sehat untuk masyarakat, bencana alam bisa juga terjadi.

Oleh karena itu, Bupati yang akrab disapa Gus Arief ini mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap banjir di musim hujan saat ini.

"Karena musim hujan sudah mulai, mohon jangan buang sampah di sungai," ungkapnya kepada Liputan6.com, Minggu (28/11/2021).

Selanjutnya, Gus Arief juga meminta dinas terkait agar membuka hotline pengaduan masyarakat terkait dengan potensi banjir atau bencana lainnya supaya terkoneksi dengan mudah.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

2 dari 3 halaman

Upaya Penanganan

Kepala Bidang Wilayah I Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUR) Kabupaten Blora, Surat menyatakan kesiapannya melaksanakan perintah Bupati Blora untuk membuka hotline itu. Cuaca ekstrem membuat petugas senantiasa bersiaga dan melakukan upaya penanganan mencegah terjadinya banjir.

"Pagi ini dilakukan giat bersih penanganan sampah di bendungan Kidangan dengan harapan nanti bisa mencegah kejadian banjir di Kelurahan Jepon," ujar Surat di lokasi bendungan Kali Kidangan, Jepon.

Ia mengharapkan, agar masyarakat yang terdekat dengan aliran sungai, juga sadar untuk tidak membuang potongan bambu ataupun sampah lainnya ke dalam sungai karena bisa membuat irigasi tersumbat.

"Kita bersama-sama dengan motto sesarengan mbangun Blora, ayo sesarengan mengatasi sampah agar dibuang pada tempatnya. Supaya tidak memenuhi sungai yang akhirnya nanti bisa menyebabkan banjir," kata Surat.

Menurutnya, ada sekitar 10 petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) Jaringan Irigasi yang dikerahkan untuk membersihkan sampah di bendungan sungai tersebut.

"Kurang lebih karena ini sampahnya banyak, paling tidak ya tiga hari lah. Insyaalloh secepatnya," ucap Surat, yang juga mengaku telah mengerahkan petugas OP berbeda di lokasi lainnya.

 

3 dari 3 halaman

Larangan Buang Sampah di Sungai

Sekretaris Kelurahan Jepon, Purhadi menyampaikan kondisi terburuk di wilayahnya saat musim hujan datang adalah di bendungan Kali Kidangan. Untuk wilayah lainnya dianggap aman terkendali.

"Selama ini kami amati kondisi seperti ini hanya di bendungan ini saja, untuk lainnya aman-aman saja, nggak pernah ada sumbatan bambu dan lain sebagainya yang menutup aliran sungai," kata Purhadi.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat sekitar lokasi bendungan Kali Kidangan, Bakrim mengatakan, pihaknya sudah beberapa waktu lalu juga turut mengimbau warga agar tidak membuang sampah di sungai.

"Kemarin juga sudah kita mulai kita kasih tulisan, dan bahkan sudah kami sampaikan ke dinas lingkungan hidup terkait agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai," ucap Bakrim.