Sukses

Warga Tomohon Ditemukan Tewas tapi Keluarga Tolak Autopsi, Kenapa?

Liputan6.com, Manado - Polsek Tomohon Selatan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tomohon melakukan olah TKP penemuan sesosok jasad pria di area perkebunan Wiwiyaan, Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulut, Minggu (10/10/2021).

Kapolsek Tomohon Selatan Iptu M Erza Nasution mengatakan, korban teridentifikasi bernama Paulus Denny Tangkawarow (60), warga Kelurahan Walian. Paulus ditemukan pertama kali oleh Freddy Siwi (59), warga Kelurahan Walian II saat akan mengikat sapi di dekat lokasi, sekitar pukul 06.30 Wita. Korban ditemukan tergeletak di kebun yang dikelola oleh Yus Waluyan, warga Kelurahan Walian.

“Freddy lalu memanggil kakak korban. Dan setelah dicek sudah meninggal dunia,” ujar Nasution.

Kakak kandung korban, Helena Tangkawarouw (65) menuturkan, sehari sebelum meninggal mendadak, korban masih melihat korban bekerja mengangkat batako, juga berkomunikasi dan tampak sehat. Namun pada Sabtu sore, korban sempat mengeluh sakit di bagian tangan kanannya lalu dipijat oleh Helena.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

2 dari 2 halaman

Riwayat Penyakit

“Setelah itu Paulus beristirahat di rumahnya. Dia memiliki riwayat penyakit liver,” ujarnya.

Nasution menjelaskan, pihak keluarga menolak proses otopsi dengan alasan tidak menemukan tanda-tanda atau hal yang tidak wajar atas kematian korban.

Paulus dievakuasi ke Rumah Sakit Bethesda Tomohon, didampingi pihak pemerintah setempat dan keluarga.

“Selanjutnya disemayamkan untuk persiapan pemakaman,” ujar Nasution di Mapolsek Tomohon Selatan.