Sukses

Aksi Mulia Polisi Bantu Vaksinasi Covid-19 Ribuan Santri di 5 Pesantren Besar Tasikmalaya

Simak video pilihan berikut ini:

Sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat kota Santri, Kepolisian Resort Tasikmalaya, Jawa Barat, menggelar vaksinasi massal bagi ribuan santri di lima pondok pesantren (Ponpes) besar di Tasikmalaya.

Menggandeng Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, korps Bhayangkara memberikan vaksinasi pencegahan Covid-19 secara gratis di beberapa pesantren, yakni Ponpes Cipasung, Sukahideng, Miftahul Huda, Sukamahan, dan PCNU Kabupaten Tasikmalaya.

“Ini sebagai bentuk upaya kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Polres Tasikmalaya turut serta mencegah penyebaran Covid 19 di Pesantren,” ujar Kepolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, di lokasi Vaksinasi, Senin (26/7/2021).

Dalam roadshow pemantau vaksinasi yang dipimpin Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Ahmad Dofiri, beserta Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tersebut, sebanyak 4.500 santri mengikuti vaksinasi secara massal.

Kepala Dinas Kesehatan Tasikmalaya Heru Suharto mengatakan, kalangan santri di pesantren, masuk kategori rentan terpapar Covid 19 hingga disarankan mengikuti vaksinasi Covid-19. "Benar saja santri antusias mengikuti vaksin ini," kata dia.

Dalam pelaksanaannya, tampak ribuan santri di lima ponpes tersebut, terlihat antusias mengikuti proses vaksinasi. Heru berharap, upaya itu mampu mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pesantren.

Gilang Peramana, Santri Pondok Pesantren Cipasung mengaku gembira bisa menjadi salah satu peserta didik yang mengikuti vaksinasi itu. Selain dia, ada sekitar 1.500 santri pondok Cipasung yang mengikuti vaksinasi Covid-19.

Mereka rela antre sejak pagi hari demi mendapat vaksin pertama. Meski sempat khawatir, tetapi mereka mengaku lebih tenang berada di pondok setelah mendapatkan vaksin.

"Alhamdulillah ternyata enak juga divaksin," ujar dia dengan riang.

Selain Cipasung, Pondok Pesantren Miftahul Huda milik Wabup Uu serta ponpes lainnya, tidak luput dalam roadshow pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan Kapolda Jabar tersebut.