Sukses

Perkembangan Terkini Uji Klinis Fase Tiga Vaksin Covid-19 Sinovac

Liputan6.com, Bandung - Sejak 11 Agustus 2020 silam, atau sudah hampir berjalan dua bulan, sebanyak 1.089 relawan uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 produksi Sinovac, China, telah menjalani vaksinasi pertama. Target relawan penelitian ini melibatkan 1.620 orang.

Seperti diketahui, perusahaan bioteknologi Sinovac asal Tiongkok mengadakan uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 yang mereka formulasikan di Indonesia. Penelitian ini dikerjasamakan dengan Bio Farma dan para peneliti di Universitas Padjadjaran (Unpad).

Vaksinasi digelar di enam tempat di Kota Bandung, Jawa Barat. Keenam lokasi, yaitu Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Balai Kesehatan Unpad, Puskesmas Garuda, Puskesmas Sukapakir, Puskesmas Ciumbuleuit, dan Puskesmas Dago.

"Untuk V1 atau vaksinasi, 1.089 orang," tutur Manajer Lapangan Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Unpad Eddy Fadlyana, Rabu (30/9/2020).

Eddy lebih jauh menerangkan, sebanyak 650 relawan telah mengikuti penyuntikan vaksin atau plasebo kedua. Sementara 110 relawan sudah menjalani pengambilan sampel darah kedua.

"Hari ini ada kegiatan V3 (pengambilan darah pasca vaksinasi kedua) untuk sekitar 200 relawan," katanya.

Uji klinis vaksin Covid-19 produksi Sinovac dilaksanakan selama enam bulan dengan melibatkan 1.620 relawan. Vaksinasi ini dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang waktu 14 hari.

Selain itu, para relawan juga akan menjalani tiga kali pengambilan sampel darah. Kesehatan para relawan juga terus dipantau intensif untuk mengetahui gejala yang muncul setelah vaksinasi.

Adapun pengambilan sampel darah bertujuan untuk mengetahui peningkatan imunitas tubuh setelah vaksinasi. Hasil pemeriksaan sampel darah untuk 540 relawan baru diketahui pada Desember 2020.

Bila hasil uji klinis baik, maka produksi vaksin Covid-19 baru bisa dilakukan Februari atau Maret 2021.

2 dari 3 halaman

Relawan Jalani Protokol Ketat

Menurut salah satu relawan yang telah mendapatkan vaksin kedua Herlina Agustin (52), kegiatan pengambilan sampel darah akan dilaksanakan hari ini.

"Hari ini ambil darah untuk lihat antibodinya," katanya.

Herlina mengaku tidak merasakan gejala berarti selama mengikuti uji klinis. Namun, ia tetap diwajibkan melaporkan gejala yang timbul selama enam bulan melalui kartu catatan harian.

Selain itu, Herlina juga diminta tim penguji untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. "Iya seperti biasa, pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini