Sukses

Banjir Kembali Terjang Kabupaten Bandung, BPBD Dirikan Dapur Umum di Pengungsian

Liputan6.com, Bandung - Banjir kembali menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung, Sabtu (5/4/2020). Sebanyak tiga kecamatan yaitu Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Baleendah, dan Kecamatan Bojongsoang, terdampak banjir akibat hujan deras yang berimbas naiknya permukaan Sungai Citarum di kawasan tersebut.

Berdasarkan data yang dirilis Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, pukul 20.00 WIB, di Kecamatan Dayeuhkolot, ketinggian muka air (TMA) mulai dari 10 sentimeter hingga 2,3 meter.

Kemudian di Kecamatan Baleendah, TMA berkisar dari 20-220 sentimeter. Sedangkan TMA di Kecamatan Bojongsoang berkisar antara 10-140 sentimeter.

Kondisi banjir ketiga kecamatan tersebut sempat surut. Namun hujan yang mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya sejak siang tadi membuat ketinggian air naik.

Laporan terkini menyebutkan sejumlah ruas jalan yang terendam banjir. Di antaranya Jalan Raya Banjaran-Dayeuhkolot TMA 10-110 cm, Jalan Raya Ciparay-Dayeuhkolot (10-140 cm),0Jalan Andir-Katapang (60-200 cm), Jalan Raya Depan Metro (10-110 cm), Jalan Raya Cikareas (50-100 cm) dan Jalan Raya Dayeuhkolot (50-80 cm).

BPBD mencatat, kejadian banjir sejak dua pekan terakhir berdampak pada 98.747 jiwa. Sedangkan sedangkan 3.127 jiwa mengungsi. Sementara total rumah terdampak banjir selama dua pekan terakhir berjumlah 26.531 unit.

Manajer Pusdalops BPBD Jabar Budi Budiman Wahyu mengatakan, pihak BPBD telah mendirikan dapur umum tanggap darurat bencana di wilayah kecamatan terdampak.

"BPBD Provinsi Jabar mengirimkan tim dapur umum lapangan ke Gedung Inkanas Baleendah," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, BPBD Kabupaten Bandung telah melaksanakan sejumlah upaya yaitu pendistribusian air bersih di Kecamatan Ciparay, serta pendistribusian nasi bungkus di Posko Pengungsian Baleendah.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau lokasi pengungsi banjir di Aula Desa Dayeuhkolot pada Rabu (1/4/2020) lalu. Selain memberikan bantuan logistik, Emil juga meminta pengungsi untuk melakukan physical distancing di saat pandemi virus Corona (Covid-19).

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini