Sukses

Menguji Adrenalin Pagi di Jalur Offroad Baturraden

Liputan6.com, Banyumas - Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah dikenal dengan hawa sejuk dan alamnya yang rupawan. Nyaris semua destinasi wisata di wilayah lereng Gunung Slamet ini mengandalkan panorama, yang memang harus diakui, sulit dicari tandingannya.

Nama Baturraden sebagai destinasi wisata, barangkali, sama legendarisnya dengan Kamandaka. Legenda masa lalu yang erat berhubungan dengan Pasir Luhur dan Baturraden.

Banyak wahana wisata yang tersedia di Baturraden. Lokawisata, area bermain anak, kebun binatang, wahana wisata air, kebun raya, dan masih banyak lainnya.

Dan kini, Baturraden semakin lengkap dengan paket wisata yang memacu adrenalin. Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama pelaku wisata, Perum Perhutani dan komunitas otomotif meluncurkan wisata offroad di kawasan wisata Baturraden.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, paket wisata Safari Offroad Adventure Baturraden itu diyakini bakal menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Sebab, wisata minat khusus ini memiliki jalur yang berbeda dengan daerah lain seperti Bromo maupun Merapi. Jalur offroad Baturraden ini digadang-gadang menjadi wisata adrenalin andalan di wilayah Banyumas.

"Ada tantangan biasa untuk fun trip, ekstrem. Tinggal dipilih. Keunggulan offroad Baturraden, wisatawan bisa menikmati keindahan alam yang masih perawan," dia menjelaskan, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu malam, 30 Oktober 2019.

Jalur yang disiapkan meliputi Wanawisata Baturraden - Bukit Pandang - BPPTU Baturraden dan berakhir di Hutan Pinus Limpakuwus, Kecamatan Sumbang. Sementara untuk fun offroad dengan jalur sepanjang 10 kilometer berakhir di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Paket Wisata Offroad Baturraden

Paket wisata ini menggabungkan beragam aktivitas. Di sela perjalanan, wisatawan offroad Baturraden bisa menikmati pemandangan alam, makanan tradisional hingga sensasi berpetualang menaiki kendaraan dengan penggerak empat roda.

"Harga paketnya bervariasi, mulai dari Rp350 ribu sampai Rp650 ribu untuk tiga orang. Tergantung pilihan tingkat kesulitan jalur. Ada fun, middle, dan ekstrem. Untuk ekstrem jaraknya sekitar 12 kilometer," dia menjelaskan.

Manajer Bisnis Perum Perhutani KPH Banyumas Timur, Sugito mengatakan, paket wisata ini merupakan kerja sama antara PT Safari Hutama Alam Wisata yang merupakan anak perusahaan Badan Usaha Milik Daerah Banyumas Investama Jaya (BIJ), Perum Perhutani KPH Banyumas Timur.

Kemudian, Lembaga Masyarakat Desa Hutan Ardi Rahayu Desa Limpakuwus, Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengurus Cabang Banyumas.

Paket wisata ini mengenalkan Safari See The Sky yang mengandalkan keindahan alam. Jalur berikutnya yaitu Hutan Pinus Limpakuwus dan pemandangan alam di sekitar Bukit Teletubies.

"Kami sengaja membuka wisata minat khusus untuk meningkatkan daya tarik pariwisata," Sugito menerangkan.

Bupati Banyumas, Achmad Husein meminta seluruh pihak untuk mendukung jalur wisata tersebut. Sebab, offroad ini berpotensi menjadi ikon baru kawasan wisata Baturraden.

"Ini harus diteruskan dan didukung oleh semua pihak. Kerja sama antar beberapa pihak seperti ini akan meningkatkan kunjungan wisata," kata Achmad Husein.

Loading
Artikel Selanjutnya
Menjajal SUV Legendaris Suzuki Jimny di Jalur Offroad