Sukses

Warga Timika Papua Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Palu

Liputan6.com, Jakarta Warga Kota Timika, Papua menggelar doa di berbagai tempat ibadah serta mengumpulkan donasi untuk membantu warga Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah yang dilanda gempa bumi dan tsunami.

Pastor Maximilianus Dora OFM selaku Pastor Paroki Santo Stefanus Sempan di Timika, Senin (1/10/2018) mengatakan, umat Katolik di parokinya secara khusus mendoakan korban meninggal dalam bencana gempa Palu dan Donggala itu agar arwah mereka diterima dalam kemuliaan Tuhan. Bencana alam yang terjadi di Palu dan sekitarnya itu begitu dahsyat dan pasti banyak korban meninggal dunia. Umat Katolik Paroki Santo Stefanus Sempan Timika mendoakan agar korban meninggal diterima dalam kemuliaan Tuhan."Bagi para pengungsi yang kehilangan harta benda, tempat tinggal dan luka-luka agar diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi cobaan berat ini," ungkap Pastor Maximilianus, seperti dikutip Antara.

Sejak Sabtu (29/9), sejumlah komunitas di Kota Timika mulai menggalang donasi dari warga untuk membantu meringankan duka warga Palu dan Donggala yang dilanda bencana alam.

Penggalangan dana bantuan bencana alam tidak saja dilakukan oleh komunitas-komunitas resmi yang berada di bawah kendali Badan Amil Zakat Kabupaten Mimika, tetapi juga oleh komunitas lain.

Koordinator penggalangan dana Baznas Mimika, Agung dari Paguyuban Keluarga Arema Mimika mengatakan sesuai rapat Baznas Mimika maka diputuskan penggalangan dana korban gempa Palu dan Donggala akan dilakukan hingga Kamis (5/10).

Penggalangan dana dilakukan pada setiap titik perempatan jalan di Kota Timika, dari rumah ke rumah warga, masjid, sekolah-sekolah, yayasan, peguyuban atau kerukunan keluarga, pasar, komunitas majelis taklim, dan pusat-pusat keramaian di Kota Timika.

Seluruh dana yang terkumpul dari berbagai komunitas dan relawan, diserahkan kepada Baznas Mimika untuk selanjutnya dikirim ke Palu guna membantu meringankan duka warga setempat.

Hingga Minggu (30/9), total dana sumbangan yang terkumpul Rp 110.526.000.

"Kami membuka pintu bagi semua warga Mimika untuk dapat memberikan bantuan dan dukungan untuk meringankan beban derita saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah yang tertimpa bencana alam," kata Agung.

 

Simak juga video pilihan berikut ini:

Artikel Selanjutnya
Kementerian Kelautan Buka Posko Peduli Bencana Palu dan Donggala di Mamuju
Artikel Selanjutnya
Pengungsi di Perumnas Bularoa Palu Butuh Obat-Obatan