Sukses

Bisa Buktikan Ada Calo Penerimaan Mahasiswa Baru, Unair Siapkan Hadiah

Surabaya - Setelah gagal masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018, kini banyak calon mahasiswa berlomba mendaftar ke PTN melalui jalur mandiri dengan porsi 30 persen dari total mahasiswa baru yang diterima.

Informasi yang dihimpun JawaPos.combagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui jalur mandiri itu tanpa melalu seleksi tes. Acuannya hanya nilai SBMPTN.

Tentunya, cukup ketat persaingan di kedua PTN tersebut. Lantaran dari hasil SBMPTN 2018, ITS masuk peringkat empat secara nasional, sedangkan Unair peringkat lima.

Ketua Pusat Informasi Humas (PIH) Unair Suko Widodo mengatakan pada jalur mandiri tahun ini seleksinya menggunakan nilai dari hasil SBMPTN, "Jadi syaratnya, yang bisa ikut jalur mandiri adalah calon mahasiswa yang sudah ikut tes SBMPTN kemarin. Kalau belum ya tidak bisa ikut," tuturnya, Selasa, 10 Juli 2018.

Pada jalur mandiri calon mahasiswa yang masuk akan dikenakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tingkat 4 ke atas. Kendati terlihat cukup tinggi, Suko mengatakan skema tersebut dapat dipilih agar UKT lebih murah tiap semesternya.

Dia mencontohkan untuk Fakultas Kedokteran (FK) Unair dengan penghitungan UKT sebesar Rp 25 juta per semester. UKT itu dapat diperkecil dengan memilih Uang Kuliah Awal (UKA) lebih besar.

"Misalnya ingin membayar UKT Rp 5 juta tiap semester bisa. Nanti UKA langsung bayar Rp 180 juta misalnya. Dengan begitu, tidak akan memberatkan di tengah-tengah kuliah," ucapnya.

Di Fakultas Kedokteran Unair nilai terendah yang diterima dalam SBMPTN adalah peraih nilai 658. Sedangkan, pada jalur mandiri pastinya nilai tidak boleh terlalu jauh perbandingannya.

"Kalau nilainya waktu SBMPTN masih 657, kemungkinan masih bisa masuk FK jalur mandiri, karena tipis sekali," ucapnya.

 

Baca berita menarik lainnya dari JawaPos.com di sini.

 

 

2 dari 2 halaman

Sistem Online

Pada jalur mandiri, Kemenristekdikti hanya menyediakan 30 persen jatah di setiap universitas. Di Unair akan menerima sebanyak 5.500 calon mahasiswa baru (camaba) pada tahun 2018. Pendaftar jalur mandiri di Unair yang paling diminati pada jurusan IPA pada Prodi Kedokteran dan Apoteker, Kedokteran Gizi dan Kesehatan Masyarakat ada 18.000 pendaftar.

Sedangkan IPS pada jalur mandiri yang paling diminati adalah Prodi Ilmu Komunikasi, Hubungan Internasional, Managemen, dan Psikologi ada 11.000 pendaftar. "Pengumuman jalur mandiri Unair besok, 11 Juli 2018," ujarnya.

Selain itu, beredarnya ada calo orang dalam yang mengatasnamakan pihak universitas, Suko mengimbau para pendaftar untuk tidak mempercayainya.

"Saya tekankan jangan sampai ada yang percaya dengan isu calo atau yang menawarkan jasa membantu agar lolos melalui jalur mandiri," tegasnya.

Selain itu, jalur yang digunakan adalah sepenuhnya melalui sistem online, maka Suko meyakinkan pada masyarakat bahwa percaloan tidak akan terjadi di Unair maupun PTN lainnya. Suko juga mengatakan Rektor Unair M Nasih membuat sayembara bagi yang menemukan adanya percaloan di lingkungan kampusnya.

"Sistem kita kan sudah online, kalau ada yang melaporkan dan terbukti, Unair akan berikan hadiah. Jadi saya tegaskan kembali masyarakat jangan mudah percaya dengan iming-iming janji dengan orang lain," ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Penerimaan Mahasiswa dan Pengelolahan Kuliah Bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Siti Machmuda mengatakan, hingga saat ini sudah ada 7.900 peserta yang mendaftar pada seleksi jalur mandiri. Sedangkan pendaftaran sudah mulai di tutup pada Jumat (6/7) pukul 23.59 WIB.

"Jumat, 6 Juli, lalu itu kami batas tutup pendaftaran jalur mandirinya. Lalu pukul 12.00 tadi (10/7) sudah kami umumkan yang dinyatakan telah diterima," ujarnya.

Kebanyakan para peserta yang mengikuti seleksi jalur mandiri memilih program studi Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil. Di ITS biaya UKT sama dengan tahun lalu, untuk Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) minimal, terendah Rp 20 juta dan tertinggi Rp 75 juta.

"Kalau mau menyumbang lebih banyak, juga tidak apa-apa. Namanya juga sumbangan. Tetapi, kami tetap memprioritaskan nilai SBMPTN, bukan besar sumbangannya," dia memungkasi.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Asal-usul Uang Korupsi Pengadaan Batu Bara PLN Rp 477 Miliar yang Dieksekusi Kejagung
Artikel Selanjutnya
Novel Baswedan Diperkarakan Lagi, Serangan Balik ke KPK?