Sukses

Penemuan Benda Misterius Bertuliskan Basmalah Bikin Geger Warga Makassar

Liputan6.com, Makassar - Sebuah benda misterius berupa kardus kuning kecil bertuliskan basmalah menggegerkan warga Lorong 165 C, Jalan Tinumbu, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (27/4/2018), sekitar pukul 11.30 Wita.

Bagaimana tidak, selain penampakan luarnya yang tidak lazim, kardus kuning kecil yang dililit lakban itu juga berisikan benda mencurigakan yang mirip bom rakitan. Selain tulisan basmalah yang terdapat di bagian depan kardus, ada juga tulisan Allah pada bagian atas kardus itu.

Azwar, pemuda berusia 18 tahun yang pertama kali menemukan kardus kuning kecil itu mengaku bahwa benda misterius tersebut dia temukan saat hendak pergi ke masjid untuk salat Jumat.

"Pas keluar warnet saya mau ke masjid saya lihat itu benda di gundukan pasir. Saya buka ternyata mirip bom, makanya saya taruh lagi di tempat semula," kata Azwar saat ditemui di Polsek Tallo.

Azwar yang panik kala itu langsung menuju rumah tetangganya yang kebetulan seorang polisi. Ia memberitahukan mengenai benda temuannya itu kepada tetangganya.

"Iya saya beritahu tetangga saya yang kebetulan polisi, karena takut kalau saya bawa ke Polsek nanti meledak duluan," ucapnya.

Satu jam berselang, Tim Gegana dan Jihandak Brimob Polda Sulsel sudah tiba di lokasi penemuan kardus kuning kecil itu untuk menjinakkan benda yang diduga bom rakitan tersebut.

Proses penjinakan benda misterius itu tentu saja menjadi tontonan warga. Pantauan di lokasi kejadian, pihak kepolisian telah memberikan garis polisi di sekeliling lokasi penemuan kardus kuning kecil tersebut.

Simak video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Terungkap, Benda Mencurigakan dalam Kardus Kuning

Setelah benda yang mencurigakan itu diidentifikasi oleh Tim Gegana dan Jihandak Brimob Polda Sulsel, ternyata isinya adalah kapasitor yang terkoneksi dengan dua buah kabel dan tersambung pada sebuah tombol pemicu.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan, memastikan bahwa benda mencurigakan yang berada di dalam kardus kuning kecil tersebut tidak berbahaya.

"Tidak ada bahan peledaknya, kita sudah identifikasi itu tidak berbahaya. Isinya adalah kapasitor, kabel, dan remot," kata Anwar saat ditemui terpisah.

Meski tidak berbahaya, Anwar memastikan bahwa kejadian ini merupakan teror. Ia mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih jauh mengenai hal itu.

"Ini teror, kita akan cari tahu siapa yang membawa benda itu," ungkapnya.

Anwar juga mengungkapakan bahwa pihaknya saat ini telah memeriksa tiga orang saksi, ketiganya adalah, warga sekitar yang melihat dan menemukan benda mencurigakan tersebut.

"Sudah, kita sudah periksa saksi, identitasnya kita rahasiakan ya," bebernya.

Saat ini, benda mencurigakan itu telah dibawa oleh Tim Gegana dan Jihandak ke Markas Brimob Polda Sulsel untuk dilakukan identifikasi lanjutan.