Liputan6.com, Pekanbaru - Mantan polisi yang dipecat karena narkoba ‎Satriandi yang juga penembak mati Jody Setiawan, tak bekerja sendiri. Dua rekannya diduga terlibat memancing korban ke Jalan Hasanuddin, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru.
Begitu sampai di lokasi, korban yang mengendarai sepeda motor langsung ditembak dari dalam mobil. Jody yang berusaha menyelamatkan diri dikejar pelaku hingga ke depan rumah warga dan kembali menembaknya di sana.
"Keterlibatan dua rekan pelaku ini masih didalami penyidik," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto di Mapolresta Pekanbaru, Senin petang, 9 Januari 2017.
Sebelumnya dikabarkan dua rekan pelaku, salah satunya perempuan, turut diamankan bersama pelaku di Padang Panjang, Sumatera Barat. Keduanya masih berstatus saksi, sementara pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Ada lagi yang diduga terlibat, di mana keterlibatannya masih didalami penyidik," kata Susanto.
Menurut Kapolresta, Satriandi mengaku penembakan yang dilakukan pada Sabtu, 7 Januari 2017 itu sudah direncanakan lama. Pelaku juga mengaku dendam kepada korban terkait bisnis narkoba yang dijalankan keduanya.
"Saya ada dendam sama dia. Sudah saya setting (penembakannya)," ujar pecatan Polri tahun 2012 itu kepada Kombes Susanto.
Dalam aksinya, Satriandi mengaku menggunakan revolver rakitan. Pada malam itu, dia menyebut menembak korban dua kali. Pertama kalinya ketika berada dalam mobil.
"(Korban) masih di atas motor sudah saya tembak dari dalam mobil di pinggir jalan. Tembakan kedua ketika dia lari ke rumah warga dan hanya mengenai mobil," kata pria yang pernah lompat dari lantai 8 Hotel Arya Duta pada Mei 2015 lalu.
Atas kejadian ini, penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal mati.
Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa senjata api (senpi) rakitan, enam butir peluru, sepasang nomor polisi BM 1999 RM yang terpasang di mobil Avanza.
"Saat ini, barang bukti berupa Toyota Avanza yang digunakan pelaku masih dalam pencarian. Menurut keterangan pelaku, mobil itu berada di wilayah Kampar," kata Susanto.
Ulah pria yang pernah mendapat surat keterangan mengalami gangguan jiwa ini juga merusak mobil warga, Edi, karena karena tembakan. Hal itu terjadi ketika korban berusaha berlindung dari tembakan pelaku.
"Hanya saja korban tidak tertolong karena terkena tembakan di dada kiri yang menembus punggungnya," ujar Susanto.
Eks Polisi Penembak Mati Pria di Malam Minggu Tak Beraksi Sendiri
Pecatan polisi yang menembak mati pria di malam minggu lalu terancam hukuman mati.
Copy Link
Batalkan
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Vozinha Antusias Hadapi Lionel Messi Usai Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 202636 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
- Daftar Lengkap Tim yang Lolos 32 Besar Piala Dunia 20262 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
- Argentina Sempurna, Messi Kembali Cetak Gol; Austria–Aljazair Lolos Usai Imbang 3-32 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
- Lionel Messi Cetak Gol Lagi Argentina Sempurna, Austria dan Aljazair Juga Lolos2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
- Afrika Selatan Belum Puas Cetak Sejarah di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8479065/original/058215800_1782390523-afsel.jpg)
- Sedang Tayang, Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Yordania vs Argentina4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
- RD Kongo Ukir Sejarah Besar, Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
- Yordania vs Argentina Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
- Kolombia Tahan Portugal di Piala Dunia 2026, RD Kongo Amankan Tiket 32 Besar5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
- Kolombia vs Portugal Tanpa Pemenang, RD Kongo Lolos 32 Besar Piala Dunia 20265 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
- Aljazair vs Austria Sebentar Lagi Main, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20265 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
- Kritik untuk Inggris Usai Kalahkan Panama di Piala Dunia 2026: Performa Belum Meyakinkan6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5466656/original/006233500_1767850924-IMG_9909-01.jpeg)