Liputan6.com, Pekanbaru - Mantan polisi yang dipecat karena terlibat kasus narkoba di Polresta Pekanbaru menembak mati seorang pria bernama Jody Setiawan di depan rumah warga di Jalan Hasanuddin, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, pada Sabtu, 7 Januari 2017.
Aksi itu diduga karena Jody tidak menyetorkan hasil jualan narkoba ke Satriandi. Selama ini, korban dikenal sebagai kurir dari mantan polisi yang pernah terlibat kasus narkoba di Polresta Pekanbaru itu.
Hal itu, sebut Kapolda Riau Irjen Zulkarnain Adinegara, membuat mantan personel Mapolres Rokan Hilir itu dendam. Dia kemudian mencari keberadaan Jody dan menembaknya pada malam Minggu.
"Korban ini merupakan kurirnya dan diduga tak menyetorkan hasil jualan narkoba," kata Zulkarnain di Mapolresta Pekanbaru, Senin (9/1/2017) siang.
Satriandi bukan nama baru dalam kasus narkotika di Pekanbaru. Dia pernah ditangkap di Hotel Arya Duta Pekanbaru pada Mei 2015 oleh Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru saat itu, Kompol Iwan Lesmana Riza.
Dia sempat berusaha melarikan diri dengan melompat dari kamar 801. Akibatnya, dia mengalami patah tangan dan kaki. Penyidikannya kemudian terhambat karena sempat dinyatakan lumpuh dan tidak bisa dimintai keterangannya.
Dalam prosesnya, Satriandi kemudian dinyatakan alami gangguan jiwa setelah adanya surat dokter kejiwaan. Hanya saja, sang dokter tidak pernah bersedia diperiksa penyidik Satuan Resnarkoba Polresta Pekanbaru.
Terkait ini, Kapolda Riau berjanji akan mengobservasi pelaku kembali. Mantan Kapolda Maluku Utara ini juga heran kenapa ada surat alami kejiwaan, sementara pelaku bisa membunuh orang dan berkeliaran.
"Bahkan, bisa ke Bali pula jalan-jalan. Ini ada foto-fotonya," kata Zulkarnain, didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo memperlihatkan foto Satriandi melancong ke Bali.
Menurut Zulkarnain, kasus bandar narkoba membunuh kurirnya menjadi atensi. Dia meminta jajarannya di Mapolresta Pekanbaru menjadikan kasus ini sebagai atensi.
"Dia ini pernah terlibat kasus narkoba, tidak bisa sembarangan," kata Zulkarnain.
Atas perbuatannya, Satriandi dijerat dengan pasal berlapis tentang pembunuhan berencana. Dia pun terancam hukuman mati karena dinilai menembak korban dengan sengaja, direncanakan dan tidak spontan.
"Pembunuhan ini sudah dipersiapkan. Dan akan dikembangkan lagi karena diduga pelaku tak bekerja sendiri," kata Zulkarnain.
Sebelumnya, Jodi Setiawan ditemukan terkapar di depan rumah warga dengan luka tembak di dada bagian kiri‎ pada Sabtu (7/1/2017) tengah malam. Pelaku sendiri kabur usai menembak korban dengan mobil tersebut.
Pada tubuh korban, petugas menemukan satu butir pil ekstasi dan uang jutaan rupiah.‎ Saat peristiwa penembakan berlangsung, korban tengah berada di rumah koleganya di Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru.
Penyebab Eks Polisi Tembak Mati Pria Pekanbaru di Malam Minggu
Eks polisi itu dipecat dari kepolisian karena tersangkut kasus narkoba, tapi lolos setelah mengaku mengidap gangguan jiwa.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1466003/original/051618600_1483952121-20170109_121040.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Afrika Selatan vs Kanada Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 202657 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
- Hong Myung-bo Mundur Usai Korea Selatan Tersingkir di Piala Dunia 20263 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
- Prediksi Brasil vs Jepang: Samurai Biru Mengancam Selecao3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
- Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
- Pantai Gading vs Norwegia: Andalkan Ketajaman Lini Serang4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
- Belanda vs Maroko: Duel 2 Tim yang Belum Terkalahkan4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
- Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Jelas Lebih Diunggulkan4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
- Brasil vs Jepang: Duel 5 Kali Juara Dunia dan Kuda Hitam Asia4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
- Bagaimana RD Kongo Mencetak Sejarah dengan Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
- Duel Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo Bisa Tersaji di Final Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
- Afrika Selatan vs Kanada: Pembuka Babak 32 Besar Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
- Tempat Menonton Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372363/original/094665200_1476326529-pekanbaru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/360649/original/076094300_1521185970-hmb_komo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6625401/original/043548000_1779456870-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_19.58.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6623640/original/050694800_1779454445-IMG_6940.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572558/original/087911300_1777847724-1001206231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572458/original/066535700_1777809718-IMG_20260503_172458.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556573/original/096128300_1776256033-15614.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4361526/original/020194500_1679020544-reproductive-system-stethoscope-top-view_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549837/original/008259100_1775631330-Menteri_LH_Pekanbaru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4148686/original/075381500_1662460733-IMG_20220906_173347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531371/original/009120100_1773571517-Titik_Panas.jpeg)