Liputan6.com, Serang - Siapa bilang Banten tak mengenal Bhineka Tunggal Ika? Sejak di bawah kepemimpinan Sultan Maulana Hasanudin, masyarakat Banten telah belajar untuk hidup saling menghargai dan menghormati kepada mereka yang berbeda budaya, agama, sosial, negara, dan daerah.
"Kebhinekaan ini, ketunggalikaan ini, sudah ada sejak zaman sultan, bukan sekarang saja. Masuknya orang dari mana-mana, itu kan keberagamaan, budaya, agama, kesenian, itu diterima (di Banten)," kata Tubagus (Tb) Abbas Wasse, Ketua Pemangku Adat Kesultanan Banten, saat ditemui di kediamannya yang berada tepat di belakang Masjid Agung Kesultanan Banten, Senin, 28 November 2016.
Pria berumur 54 tahun itu bercerita, salah satu contoh toleransi yang diajarkan para Sultan Banten adalah keberadaan Vihara Avalokitesvara yang hanya berjarak 1 km dari Masjid Agung Banten dan berdirinya Masjid Pecinan.
"Kalau Sultan tidak mengajarkan kebhinekaan, tidak akan ada itu gereja, tidak ada itu vihara. Kami diajarkan egaliter, terbuka. Mungkin berbicara paling aman, di Banten ini paling aman bagi yang berbeda agama dan berbeda budaya karena dari dulu kita sudah diajarkan (toleransi)," kata Abbas.
Pria yang juga menjabat Ketua Kenadziran atau Keturunan Kesultanan Banten itu menyatakan para Sultan Banten mengadopsi gaya kepemimpinan Rasulullah ketika memimpin Kota Madinah. Kota tempat hijrah Nabi itu dihuni penduduk berbagai macam agama, budaya, dan sosial, tapi dapat hidup berdampingan dengan aman dan damai.
"Karena Sultan terusan dari para anbiya, pewaris dari para nabi. Pedomannya Alquran dan Hadis. Jadi yang mayoritas itu melindungi minoritas, dan kami keturunannya diajarkan seperti itu," kata dia.
Bahkan menurut Abbas, pada saat perayaan hari besar warga Tionghoa, para orang tuanya pun akan berziarah ke makam para Sultan Banten sebagai tanda rasa hormat dan saling menghargai antarumat beragama yang berbeda budaya.
"Kami (Kesultanan Banten) dengan ketua vihara juga komunikasi. Kalau ada keramaian China, Imlek atau apa, kalau orang-orang China yang sudah tua, mereka datang ke klenteng, tidak afdol kalau tidak ziarah ke makam Sulthan," tutur Abbas.
Jejak Nyata Bhinneka Tunggal Ika di Kesultanan Banten
Terapkan Bhinneka Tunggal Ika, Sultan-Sultan Banten mencontoh nabi ketika memimpin Madinah.
Copy Link
Batalkan
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
- Dari Sampah Jadi Green Jobs, TPS3R Guwosari Ciptakan Peluang Ekonomi Warga1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
- Sampah Serang Raya Bakal Diubah Jadi Listrik1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
- Kolaborasi Lintas Negara Jadi Kunci Hadapi Krisis Iklim di Asia Tenggara2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
- Kisah M A Hasibuan Dampingi UMKM Naik Kelas, Medan Berlumpur Tak jadi Penghalang3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
- Mangrove Berperan Jaga Pesisir dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
- Kisah Mantri BRI Menembus Pegunungan Toraja Utara demi Bantu Warga Akses Layanan Perbankan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
- Menembus Akses Sulit di Perbatasan, Kisah Novi Dampingi Nasabah PNM Mekaar di Pulau Sebatik3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
- Dari Tempurung hingga Tongkol, Limbah Pertanian Disulap Jadi Energi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
- Kisah AO PNM Mekaar Dampingi Pengusaha Rumput Laut di Sebatik hingga Buka Peluang Kerja4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343054/original/075440100_1788842362-WhatsApp_Image_2026-09-08_at_11.15.32.jpeg)
- Dari Pala jadi Peluang Usaha, Program Klaster Unggulan BRI Peduli Perkuat Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Bogor5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342609/original/043600500_1788780135-1.jpg)
- Aset Karbon PLTP Gunung Salak Jadi Sumber Ekonomi Baru5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342572/original/072108600_1788776192-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_8.00.42_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329801/original/040098200_1787296595-HOAX__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824890/original/015114700_1715084293-IMG_0156.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3033320/original/056331500_1580109526-20200127-Ekspresi-Peserta-Tes-CPNS-2.jpg)